Positivity Rate Covid-19 Sumbar 14,9 Persen, Satgas Minta Warga Perketat Prokes

positivity rate sumbar

Juru Bicara Covid-19 Sumbar Jasman Rizal. (foto: IG Jasman Rizal)

Langgam.id-Juru Bicara Covid-19 Sumatra Barat (Sumbar) Jasman Rizal mengatakan dalam beberapa bulan ini, positivity rate (PR) harian di Sumbar selalu di atas 10 persen. Ia mengajak agar semua pihak berkomitmen menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin.

Dikatakannya, berdasar laporan pemeriksaan sampel Laboratorium Universitas Andalas (Unand) dan Baso tanggal 7 Mei 2021 yang dikeluarkan hari ini Sabtu (8/5/2021), dari 2066 sample spesimen terperiksa, sebanyak 308 atau 14.9 persen terkonfirmasi positif dan sembuh 252.

“Tingkat pertambahan positif cenderung selalu lebih tinggi dari kesembuhan,” katanya, Sabtu (8/5/2021).

Hal itu menurutnya  akan berakibat kepada hunian rumah sakit akan meningkat, kebutuhan nakes akan  bertambah, resiko penyebaran semakin tinggi, dan menyedot energi, dana, anggaran dan infrstruktur kesehatan yang lebih besar.

Baca juga: Pemprov Sumbar Segera Selesaikan Revisi Perda AKB

Jasman mengatakan, sejak Maret 2021 dari Pemprov Sumbar menginisiasi rapat Satgas lengkap yang dipimpin oleh Gubernur dan Wakil Gubernur bersama Forkompinda Provinsi yang diikuti oleh Satgas Kabupaten Kota.

“Alhamdulillah, kita melihat telah ada upaya kerja keras dari Pemkab dan Pemko di Sumbar yang secara masif melakukan berbagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 di daerahnya masing masing,” katanya.(Rahmadi/Ela)

Baca Juga

Massa aksi melakukan penyegelan Balai Kota Padang. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)
Balai Kota Padang Disegel Massa Aksi Tuntut Keadilan Kematian Pengamen Karim
Massa aksi membakar ban dan menutut keadilan kematian Karim di Balai Kota. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)
Aksi Tuntut Keadilan Kematian Pengamen Karim, Massa “Geruduk” Balai Kota Padang dan Bakar Ban
Direktur LBH Padang, Diki Rafiki, saat diwawancara awak media. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Nasib Pilu 371 Buruh Perusahaan Kelapa di Padang Pariaman, Dipecat Tanpa Surat dan Gaji
Prakiraan Cuaca | cuaca limapuluh kota
BMKG: Cuaca Ekstrem di Sumbar Dipengaruhi Peralihan Musim
Tersangka penganiayaan anak berusia tiga tahun saat diamankan polisi. (Foto: Polres Solok)
Kronologi Balita 3 Tahun Luka-luka Dianiaya Ayah Tiri, Dalih Santet hingga Dibawa ke Solok
Diskusi Publik IEO 2026 yang diselenggarakan Yayasan KEHATI bersama Biodiversity Warriors Universitas Andalas di Padang, Rabu (6/5/2026).
“Kanibalisme Antar Sektor” Ancam Masa Depan Ekologi Indonesia, Sumatra Jadi Alarm Krisis Sistemik