Langgam.id — Kabupaten Sijunjung keluar sebagai juara umum cabang olahraga (cabor) gateball pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Sijunjung mengoleksi dua medali emas dan satu perunggu, unggul dari kontingen kabupaten dan kota lainnya.
Kota Padang dan Kabupaten Agam menempati posisi berikutnya dengan perolehan masing-masing satu emas dan satu perak. Sementara itu, Kabupaten Padang Pariaman meraih satu emas dan satu perunggu, disusul Tanah Datar dengan dua medali perak.
Penyerahan medali sekaligus penutupan pertandingan gateball dilakukan Kepala Dinas BMCKTR Sumbar Armizoprades, Kepala Dispora Sumbar Tasliatul Fuadi, Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar Dr. Septri, dan Ketua Pengprov Pergatsi Sumbar Rifda Suriani.
Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar, Septri, mengapresiasi pelaksanaan gateball yang untuk pertama kalinya dipertandingkan dalam Porprov Sumbar. Menurutnya, cabang olahraga tersebut memiliki prospek untuk dikembangkan dan menjadi salah satu andalan Sumbar pada ajang nasional.
“Gateball baru pertama dipertandingkan di Porprov. Atlet gateball binaan KONI Sumbar. Bukan sekadar atlet binaan, tapi juga harus meraih medali ke depan di PON,” ujar Septri saat menutup pertandingan.
Ia mengatakan, penurunan prestasi olahraga Sumbar pada PON Papua 2021 dan PON Aceh-Sumut 2024 tidak terlepas dari kevakuman Porprov selama delapan tahun. Kondisi tersebut dinilai berdampak terhadap proses pembinaan dan regenerasi atlet di daerah.
“Sejak PON Papua dan PON Aceh-Medan kita menurun karena delapan tahun Porprov vakum,” katanya.
Dengan kembali digelarnya Porprov, Septri menegaskan, tidak ada lagi alasan bagi daerah untuk tidak menjalankan pembinaan atlet secara berjenjang. Kompetisi antardaerah harus menjadi bagian dari upaya menyiapkan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional.
“Dengan terlaksana Porprov, tidak ada alasan tidak bisa melakukan pembinaan berjenjang,” tegasnya.
Septri juga mengingatkan Pengprov Pergatsi Sumbar untuk mempersiapkan atlet terbaik menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gateball di Cibubur pada 20-24 Oktober 2026.
“Dengan adanya Kejurnas, diharapkan pengprov benar-benar mempersiapkan atlet,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Pengprov Pergatsi Sumbar, Rifda Suriani, menyampaikan terima kasih kepada seluruh kontingen yang telah berpartisipasi dalam pertandingan gateball Porprov XVI. Menurutnya, kehadiran 11 kabupaten dan kota menjadi bukti berkembangnya minat terhadap olahraga tersebut di Sumbar.
“Kehadiran menunjukkan semangat membangun gateball terus tumbuh dengan baik,” katanya.
Pada Porprov kali ini, gateball mempertandingkan lima nomor pertandingan. Hasilnya, Sijunjung berhasil menjadi juara umum dengan dua medali emas dan satu perunggu.
“Hasil pertandingan cabor gateball lima nomor pertandingan, juara umum Sijunjung dua emas dan satu perunggu,” jelas Rifda.
Ia menegaskan, Porprov bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari proses menjaring atlet potensial untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, termasuk Kejurnas.
“Porprov ajang pencarian atlet menuju Kejurnas di Cibubur 20-24 Oktober. Marilah kita jadikan Porprov sebagai momentum memperkokoh Pergatsi dan menumbuhkan kecintaan olahraga gateball di kalangan masyarakat,” pungkasnya.
Berdasarkan klasemen akhir, Sijunjung memimpin perolehan medali dengan dua emas dan satu perunggu. Kota Padang dan Kabupaten Agam sama-sama mengoleksi satu emas dan satu perak, sedangkan Padang Pariaman meraih satu emas dan satu perunggu.
Kabupaten Tanah Datar memperoleh dua perak, Dharmasraya satu perak, sementara Kota Payakumbuh, Kabupaten Solok, dan Pesisir Selatan masing-masing meraih satu perunggu. Adapun Kota Bukittinggi dan Kabupaten Solok Selatan belum memperoleh medali. (HER)





