Langgam.id – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatra Barat (Sumbar) 2026 diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat, terutama sektor pariwisata, perhotelan dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar Mahdianur mengatakan, dampak penyelenggaraan Porprov tidak hanya dirasakan oleh atlet dan kontingen, tetapi juga masyarakat di daerah yang menjadi tuan rumah.
“Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga akan menggerakkan berbagai sektor ekonomi,” kata Mahdianur, Jumat (28/8/2026).
Menurutnya, masyarakat pencinta olahraga akan memiliki kesempatan menyaksikan langsung pertandingan yang digelar di berbagai kabupaten dan kota. Di sisi lain, kedatangan atlet, ofisial, keluarga dan masyarakat dari berbagai daerah juga berpotensi mendorong sektor pariwisata.
“Sport tourism juga akan berkembang. Kedatangan peserta dan pengunjung bisa mendorong kunjungan ke berbagai destinasi wisata di daerah,” ujarnya.
Mahdianur mengungkapkan peningkatan kunjungan juga akan memberikan dampak terhadap sektor penginapan.
“Hotel, wisma dan tempat penginapan lainnya tentu akan mendapatkan dampak positif. Ini bisa ikut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah,” ungkapnya.
Tidak hanya hotel dan pariwisata, pelaku UMKM juga akan mendapatkan peluang dari pelaksanaan Porprov. Pemerintah kabupaten dan kota yang menjadi tuan rumah akan diminta menyediakan sejumlah lokasi bagi pedagang dan UMKM.
“Kita juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota agar menyediakan tempat bagi pedagang dan pelaku UMKM. Mereka bisa ikut berjualan dan mendapatkan manfaat dari kegiatan Porprov,” tuturnya.
Mahdianur memperkirakan jumlah pengunjung dapat lebih besar dari sekadar atlet dan ofisial. Keluarga atlet juga diperkirakan datang untuk menyaksikan pertandingan secara langsung.
“Orang tua tentu ingin melihat langsung anaknya bertanding. Selama ini mereka sudah memberikan dukungan untuk perkembangan anak sebagai atlet, sehingga ada kebanggaan ketika bisa menyaksikan anaknya berkompetisi,” kata dia.
Mahdianur berharap Porprov tidak hanya menjadi momentum kebangkitan olahraga, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai daerah di Sumbar.
“Porprov ini bukan hanya tentang pertandingan atlet. Kegiatan ini juga melibatkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Sumbar secara keseluruhan,” ujarnya. (WAN)






