Polda Sumbar Bubarkan Puluhan Remaja dari Warnet Kota Padang

Remaja di Padang masih keluyuran dan main internet di tengah wabah corona

Remaja di Padang masih keluyuran dan main internet di tengah wabah corona. (Humas Polda Sumbar)

Langgam.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) melakukan patroli berskala besar di Kota Padang, Minggu (12/4/2020) dini hari.

Alhasil, didapati para remaja yang masih keluyuran melewati batas jam aktivitas malam yang diinstruksikan Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansarullah. Mereka kedapatan asik bermain di warung internet (warnet).

Melihat kedatangan polisi, para remaja pun kalang kabut. Mereka kemudian disuruh pulang ke rumah masing-masing, hal ini untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (covid-19).

Patroli berskala besar dini hari itu, dipimpin Wakil Direktur Samapta Bhayangkara Polda Sumbar, AKBP Delvia D. Setidaknya, sebanyak 249 personel gabungan yang terlibat dalam Operasi Aman Nusa II ambil bagian dalam patroli tersebut.

“Kita berikan arahan kepada masyarakat, tentang pembatasan jam malam. Apabila masih ada kerumunan massa pada jam yang telah di tentukankan, kita dari pihak kepolisian berhak membubarkannya dengan humanis,” kata Delvia dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/4/2020).

Sebelumnya, jajaran Polda Sumbar telah ribuan kali melakukan aksi pembubaran massa yang melakukan perkumpulan. Padahal physical distancing telah dianjurkan untuk memutus penyebaran virus.

Selain melakukan pembubaran, petugas juga memberikan imbauan dengan menggunakan pengeras suara mobil Raisa (Pengurai Massa). (*/Irwanda/ICA)

Baca Juga

Seorang warga negara Norwegia bernama Gabriel Wilhelm Kieeland (71 tahun) ditemukan meninggal di aliran sungai di Nagari Pangkalan, Kecamatan
Sempat Ditangkap Satpol PP, Pengamen Pasar Raya Padang Meninggal Tak Wajar
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta memimpin patroli ke sejumlah titik rawan tawuran dan balap liar di Kota Padang pada Jumat
Kasus VCS Bupati Limapuluh Kota Safni, Kapolda Sumbar: Kita Bakal Gelar Perkara
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
39 Pelaku Tambang Ilegal Diringkus, Wakapolda Sumbar: Penanganan Harus Komprehensif
39 Pelaku Tambang Ilegal Diringkus, Wakapolda Sumbar: Penanganan Harus Komprehensif