PNM Padang Gelar Pelatihan Nasabah Online via Zoom

PNM Padang Gelar Pelatihan Nasabah Online via Zoom

Pelatihan online kepada nasabah PNM via zomm. (Foto: dok pnm padang)

Langgam.id - Pada masa pandemi Covid-19 saat ini, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) tetap konsisten memberikan pendampingan kepada nasabah baik ULaMM maupun Mekaar..

Kali ini, PT PNM melakukan Temu Usaha Nasabah Unit (TUNU) yang dilakukan secara online via zoom dengan tema "Meningkatkan Penjualan Online di Masa Pandemi" guna memotivasi pelaku UMKM.

Selain mengajak nasabah untuk berjualan melalui online, PNM cabang Padang juga mengenalkan “PNM Mall Padang”, sebagai wadah atau grup bagi nasabah-nasabah nya untuk mempromosikan produk yang mereka hasilkan.

"Tujuan adanya kegiatan pelatihan ini ialah untuk lebih mengenalkan PT PNM (Persero) sebagai lembaga keuangan Mikro kepada masyarakat luas dan Instansi Daerah, terutama untuk wilayah Provinsi Sumatera Barat dan sekitarnya, sebagai media informasi dan promosi," kata Pemimpin Cabang Padang Yulia Vitria Yohannes, Senin (13/7/2020).

Ia mengatakan PNM adalah Lembaga Pembiayaan Mikro BUMN (PNM-ULaMM) yang bisa digunakan oleh para pelaku usaha UMKM sebagai pilihan tepat dalam pembiayaan mikro, Meningkatkan kerjasama dan membuka peluang bagi PNM Cabang Padang untuk mengembangkan produk bagi UMKM di Provinsi Sumatera Barat.

"Kami juga memberikan pelatihan dan pendampingan kepada seluruh nasabah PNM serta untuk lebih meningkatkan branding PNM- ULaMM secara keseluruhan," katanya.

Pelatihan secara online tersebut juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT PNM M.Q Gunadi, Kepala Divisi PKU Rizky Wisnoentoro, Kepala Divisi PBU I Kudiyanto, dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar Zirma Yusri.

Serta diikuti nasabah ULaMM Siteba, Lubuk Buaya, Bandar Buat, Pasar Raya, Bukittinggi, Payakumbuh, Dangung Dangung serta nasabah Mekaar Cabang Lubuk Kilangan dan Payakumbuh Barat.

Adapun, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengemban tugas khusus memajukan ekonomi kerakyatan dengan memberikan pembiayaan, pendampingan dan pembinaan usaha kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

PNM memiliki dua produk unggulan yaitu Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang memberikan layanan kepada perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro dan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) yang diperuntukan kepada pelaku UMKM.

Dalam merealisasikan komitmen untuk memberikan pendampingan dan pembinaan kepada nasabah, PNM melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) memberikan pendampingan dan pembinaan usaha kepada nasabah, baik berupa pelatihan tematik hingga pembinaan dan pelatihan kelompok usaha (klaster) yang berdasarkan pada kesamaan wilayah ataupun jenis usaha.

Saat ini PNM memiliki lebih dari 3.000 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 427 Kabupaten/Kota, dan 4.276 Kecamatan. (rls/HF)

Baca Juga

HUT ke 25, PNM Gelar Lomba Masak untuk Nasabah Mekaar di Seluruh Indonesia
HUT ke 25, PNM Gelar Lomba Masak untuk Nasabah Mekaar di Seluruh Indonesia
Padang masuk ke dalam delapan kota di Indonesia menjadi pilihan masyarakat untuk menikmati masa tua. Hal itu berdasarkan survei GoodStats
Triwulan I/2024: BPS Catat Ekonomi Sumbar Tumbuh 4,37 Persen, Masih di Bawah Nasional
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah mengatakan, bahwa pihaknya membuka Posko Pelayanan Perhitungan Tunjangan Hari Raya (THR).
OJK: Penyaluran Kredit ke UMKM Sumbar Tembus Rp31,08 Triliun
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Wahyu Wibawa mengungkap beberapa alasan yang menentukan tingkat adopsi varietas padi di
Tahun Lalu Ekonomi Sumbar Hanya 4,62 Persen, BI Sarankan 3 Kunci Dongkrak Pertumbuhan
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BI mencatat, terjadi perlambatan pertumbuhan perekonomian Sumbar selama delapan tahun terakhir.
BI Proyeksikan Ekonomi Sumbar Bisa Tumbuh 5,31 Persen Tahun Ini
Pertamina Salurkan Rp141,9 Miliar Dana Bergulir Bantu 5.116 UMKM
Pertamina Salurkan Rp141,9 Miliar Dana Bergulir Bantu 5.116 UMKM