PKS Siapkan 2 Wali Kota Jadi Cagub Sumbar, Ini Nama-namanya

Ketua PKS Sumbar saat rapat di DPRD Sumbar

Ketua DPW PKS Sumbar Irsyad Syafar (Sumber Facebook Irsyad Syafar)

Langgam.id - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menyiapkan sejumlah kadernya untuk maju menjadi Calon Gubernur (Cagub) Sumatra Barat (Sumbar) menyonsong Pilkada 2020 mendatang.

Beberapa kader yang masuk radar PKS antara lain, Wali Kota Padang  Mahyeldi Ansharullah, Wali Kota Payakumbuh Reza Pahlevi. Nama Tifatul Sembiring juga disebut-sebut akan disiapkan untuk melanjutkan kepemimpinan Gubernur Irwan Prayitno yang juga lahir di PKS.

“Pilgub Sumbar, Insyaallah PKS maju. Pertama, PKS adalah incumbent, kemudian PKS juga ada figur yang dicalonkan. Namun hingga hari ini belum ada yang fiks,” kata Ketua DPW PKS Irsyad Syafar kepada langgam.id, Rabu (30/10/2019).

Menurutnya, para kader tersebut akan siap jika ditugaskan oleh partai untuk mencalonkan diri. Namun, hingga hari ini belum ada penugasan. Sebab, tahapan menuju Pilkada masih berproses.

PKS juga membuka komunikasi dengan berbagai partai politik. Semua berjalan dinamis hingga menjelang penetapan. Ia juga mengklaim, hubungan PKS dengan Gerindra, Demokrat, PAN, dan partai lainnya baik-baik saja.

“Hubungan kita baik. Tapi sekarang belum ada partai koalisi yang final,” katanya.

Ia tak menampik kemungkinan majunya Tifatul Sembiring. Namun, Tifatul jarang di Sumbar dan akan sulit untuk mensosialisasikan diri. Apalagi, Tifatul juga disebut-sebut akan menjadi kepala daerah di Sumatra Utara.

“Kalau yang muncul di publik memang dua itu (Mahyeldi dan Reza). Tapi mekanisme siapa yang diputuskan maka siap bertugas, tapi itu masih jauh,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan, dia memang mendapat dorongan partai untuk bersosialisasi, berkomunikasi dengan berbagai pihak.

“Kalau keinginan sendiri, saya kira semua tau. Bukan keinginan saya, tapi keinginan bersama dari partai dan masyarakat. Saya sebagai kader, apa yang diputuskan, maka itu yang dilakukan," katanya di Aula Gubernuran Sumbar, Padang, Selasa, (29/10/2019).

Menurutnya, selama ini, ia mengikuti keputusan partai. Seperti menjadi anggota DPRD, kemudian mencalon jadi Wali Kota karena juga dorongan partai.

“Partai politik tugasnya menjemput aspirasi masyarakat, apalagi partai dibesarkan masyarakat. Partai mengaktualisasikan aspirasi masyarakat untuk pembangunan," katanya.

Sementara untuk posisi wakil menurutnya partai juga sudah membangun komunikasi dengan partai lain. Ia mengatakan, tidak mungkin partai berjalan sendiri. PKS harus bekerjasama dengan partai lain.

“Komunikasi kita bangun, keputusan partai nanti diputuskan oleh DPP, semua partai kita terbuka," katanya. (Rahmadi/RC)

Baca Juga

Ketua DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sumbar, Andre Rosiade mengatakan, setelah deklarasi Partai Gerindra dan PKS
Deklarasi Pasangan Mahyeldi-Vasko, Ini Penjelasan PKS
PKS Sumbar Sebut Ada Upaya Framing Menjatuhkan Elektabilitas Mahyeldi Lewat Kasus Korupsi
PKS Sumbar Sebut Ada Upaya Framing Menjatuhkan Elektabilitas Mahyeldi Lewat Kasus Korupsi
DCT DPRD Sumbar 2024: Ini Daftar Lengkap Caleg PKS Dapil 1
DCT DPRD Sumbar 2024: Ini Daftar Lengkap Caleg PKS Dapil 1
Bacapres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan sampai orasi dalam rangka apel siaga kader PKS se-Sumatra Barat
Hadiri Apel Siaga Kader PKS se-Sumbar, Anies Panaskan Mesin Partai
Fraksi Tidak Sepakat, DPRD Sumbar Tunda Penetapan Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah
Ini Respons PKS Usai Pengusul Hak Angket Gubernur Sumbar Tarik Diri
Wujudkan Kemandirian Ekonomi, PKS Sumbar Luncurkan Rumah Berdaya
Wujudkan Kemandirian Ekonomi, PKS Sumbar Luncurkan Rumah Berdaya