Pindah ke Kampus Limau Manis, Dekan FKG Diminta Buat Perencanaan

Pindah ke Kampus Limau Manis, Dekan FKG Diminta Buat Perencanaan

Simposium Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unand. (Foto: unand.ac.id)

Langgam.id – Pimpinan Universitas Andalas (Unand) meminta Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) untuk membuat perencanaan pembangunan FKG di komplek kampus Unand Limau Manis.

Wakil Rektor II Unand Wirsma Arif Harahap menginginkan FKG segera bergabung dengan fakultas-fakultas lainnya di Kampus Limau Manis.

Hal itu, disampaikannya saat membuka simposium 12 tahun FKG Universitas Andalas yang membahas tentang peluang dan tantangan dari berbagai perspektif stakeholder menuju profesionalisme, bermartabat, dan terkemuka.

“Kalau FKG masih berada di Jati, maka akan sulit untuk maju, karena di sana lahannya sangat sempit, susah untuk menambah pembangunan. Apalagi sekarang minat mahasiswa untuk melanjutkan studi di FKG semakin meningkat,” ujarnya, Jumat (3/7/2020).

Sedangkan untuk di Limau Manis, imbuhnya, FKG bakal berada di antara Fakultas Keperawatan dan Fakultas Kedokteran, dan juga dekat dengan Rumah Sakit Universitas Andalas.

Ia menilai lokasi tersebut merupakan lokasi yang paling indah dibandingkan fakultas lainnya karena di lahan itu ada lereng dan sungai yang membuat posisi FKG bakal sangat strategis.

Pengembangan, katanya, agar FKG berkembang lebih cepat perlu memproyeksikan pengembangan program studi S2, spesialis gigi dan prodi-prodi lainnya.

“Ke depan di Universitas Andalas, kebutuhan mahasiswa sarjana dan pascasarjana akan seimbang. Di kedokteran jumlah mahasiswa S1 dan pasca sarjana sudah seimbang. Begitu juga nanti untuk yang lain,” ujarnya.

Simposium 12 Tahun FKG Universitas Andalas ini menghadirkan narasumber, di antaranya Wakil Rektor II Unand Dr. dr. Wirsma Arif Harahap, S.pB (Onk), Dirut Rumah Sakit Universitas Andalas Dr. dr. Yevri Zulfikar, Sp.B, Sp.U, Ketua PDGI Pengwil Sumatra Barat drg. Frisdawati Boer, MM, Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, dan alumni serta dari BPJS yang dipandu oleh drg. Harfindo Nismal, Sp.BM.

Sementara itu, Dekan FKG Dr. drg. Nila Kasuma, M. Biomed mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memanfaatkan peluang yang ada terkait pengembangan FKG kedepan.

“Kami mengimbau tendik, teman sejawat dan seluruh pimpinan serta stakeholder untuk bergandengan tangan dan berkolaborasi melangkah ke depan untuk mewujubkan pembangunan FKG sehingga mampu bersaing diera globalisasi saat ini,” katanya.

Seperti sama-sama diketahui, FKG saat ini berada di jalan Perintis Kemerdekaan, Jati, Kota Padang yang berdampingan dengan Magister Managemen Fakultas Ekonomi.

Pertama kali, FKG menerima mahasiswa baru yakni pada tahun 2008 yang saat itu masih berada di bawah Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

FKG sendiri baru diresmikan pada tahun 2012 oleh Rektor Unand saat itu Werry Darta Taifur dan menjadi fakultas yang ke 13 setelah peresmian Fakultas Kesehatan Masyarakat. (rls/HF)

Baca Juga

Yayasan Pendidikan Gempita Sumatra Barat melakukan perjanjian kerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Padang
Penuhi Hak Warga Binaan, Yayasan Pendidikan Gempita Teken MoU dengan Lapas Kelas II A Padang
Isi Kuliah Inspirasi di UNAND, Kepala BPOM Dorong Riset Berbasis Sains
Isi Kuliah Inspirasi di UNAND, Kepala BPOM Dorong Riset Berbasis Sains
Trauma Healing Warga Cupak Tangah, Mahasiswa KKN UNAND Adakan Lomba Mewarnai dan Pentas Seni
Trauma Healing Warga Cupak Tangah, Mahasiswa KKN UNAND Adakan Lomba Mewarnai dan Pentas Seni
UNAND Fokus Perkuat Kualitas Pendidikan, Riset, Serta Reputasi Internasional
UNAND Fokus Perkuat Kualitas Pendidikan, Riset, Serta Reputasi Internasional
Potret Program Sitiung Mengajar yang digagas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) Reguler 1 di Dharmasraya. (FOTO: Istimewa)
Sitiung Mengajar, Cara Mahasiswa KKN Unand 2026 Edukasi Kesehatan Sejak Dini di Dharmasraya
UNAND jadi Penerima, CCEP Indonesia Salurkan Beasiswa 5.000 Euro untuk Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatra
UNAND jadi Penerima, CCEP Indonesia Salurkan Beasiswa 5.000 Euro untuk Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatra