PHRI Sumbar Sulit Prediksi Tingkat Hunian Hotel Saat Libur Panjang

Ilustrasi - kamar hotel. (Foto: ming dai/pixabay.com)

Ilustrasi - kamar hotel. (Foto: ming dai/pixabay.com)

Langgam.id – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatra Barat (Sumbar) memprediksi reservasi hotel yang masuk akan terjadi di menit terakhir (last minute) jelang libur panjang pada akhir pekan ini. Namun peningkatan juga tidak begitu signifikan karena situasi pandemi.

“Reservasi hotel tidak begitu banyak juga selama pandemi. Karena, situasi sangat berbeda, mayoritas manfaatkan jalur darat bukan jalur udara, ini berpengaruh juga terhadap reservasi. Jadi reservasi terjadi di last minute,” kata Ketua PHRI Sumbar, Maulana Yusran dihubungi langgam.id, Selasa (27/10/2010).

Meskipun demikian, Maulana berharap dengan adanya libur panjang akhir pekan ini menjadi angin segar bagi pelaku usaha perhotelan. Salah satunya, meningkatnya okupansi (tingkat hunian) hotel.

“Ya kalau kita berharap okupansi hotel, kami selaku pelaku perhotelan berharap terjadi peningkatan. (Peningkatan) belum bisa diprediksi, kita lihat nanti. Ini kan bukan kondisi normal yang mudah diprediksi, masih situasi pandemi covid-19. Perubahan bisa kapan saja,” ujarnya.

Baca juga: Gubernur Sumbar Minta Warga Tak Keluar Kota Saat Libur Panjang

Diakuinya, selama pandemi okupansi hotel di Sumbar tidak terlalu baik. Masa yang berat ini, telah dihadapi pelaku usaha perhotelan yang cukup panjang sehingga berimbas ke perusahaan.

“Termasuk imbas terhadap serapan tenaga kerja. Harapan kami dengan long weekend ini terjadi peningkatan okupansi hotel sehingga menambah daya tahan dari perusahaan hotel itu sendiri,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang Arfian mengingatkan pengelola industri pariwisata dan perhotelan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama Ling weekend.

“Kami mengimbau kepada pengusaha dan pelaku industri pariwisata untuk dapat mematuhi protokol kesehatan ini,” pintanya.

Arfian mengungkapkan pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk gencar melakukan patroli dan razia saat long weekend. Sehingga, bagi pelanggar aturan protokol kesehatan dapat ditindak tegas.

“Bagi pengelola perhotelan dan pariwisata diminta untuk kapasitas pengunjung 50 persen. Khusus di objek wisata Pantai Air Manis, karena sudah dikelola Perumda Padang Sejahtera Mandiri, kami koordinasikan terus dan ingatkan mereka,” ujarnya. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

Anggaran Disorot, Pemprov Sumbar: Semua Transparan dan Bisa Dipantau!
Anggaran Disorot, Pemprov Sumbar: Semua Transparan dan Bisa Dipantau!
Rumah dinas wakil gubernur Sumatra Barat Vasko Ruseimy di Jalan Flamboyan Padang Barat
Penjelasan Pemprov Proyek Sumur Bor Rp250 Juta di Rumah Dinas Wagub
Pemprov Sumbar menyiapkan anggaran Rp885 juta untuk renovasi rumah dinas Sekda. Di luar itu juga ada anggaran pemeliharaan senilai Rp90 juta.
Anggaran Renovasi Rumah Dinas Sekda Sumbar Capai Rp800 Juta Lebih
Kasus Peluru Nyasar di UNP, Kodam Tutup Sementara Lapangan Latihan Tembak
Kasus Peluru Nyasar di UNP, Kodam Tutup Sementara Lapangan Latihan Tembak
Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp. 3.7 miliar untuk jasa tenaga keamanan.
Pemprov Sumbar Gelontorkan Anggaran Rp3,7 Miliar untuk Jasa Keamanan Kantor Gubernur
Rumah dinas wakil gubernur Sumatra Barat Vasko Ruseimy di Jalan Flamboyan Padang Barat
Renovasi Rumah Dinas Vasko, Rp100 Juta untuk Kolam Ikan dan Gazebo