Pesisir Selatan Tunggu Hasil Tes Swab untuk Putuskan Sekolah Tatap Muka

Pasien Sembuh Covid-19 Pessel Bertambah 7 Orang

Ilustrasi Corona di Kabupaten Pesisir Selatan (Foto: Fii/Langgam.id)

Langgam.id - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar) belum melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah secara tatap muka. Keputusan tersebut dilakukan untuk memastikan terlebih dahulu wilayah tersebut aman dari penularan covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan Pesisir Selatan Suhendri mengatakan, daerahnya termasuk zona kuning. Berdasarkan edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) zona kuning boleh melaksanakan sekolah tatap muka. "Memang kita masuk zona kuning, tapi masih ada proses tracking yang masih berlangsung dan hasil swabnya belum keluar, jadi kita pastikan hasil itu dulu," katanya Selasa (11/8/2020).

Kalau nanti hasil swabnya negatif dan tidak mengubah status daerah dengan tetap menjadi  zona kuning, maka sekolah tatap muka dapat dijalankan. Namun jika status daerah berubah menjadi zona merah, maka sekolah tatap muka tidak dapat dilaksanakan.

Baca Juga: 14 Daerah di Sumbar Boleh Lakukan Sekolah Tatap Muka

Pihaknya khawatir, jika hari ini dibuat surat edaran ke sekolah soal pelaksanaan tatap muka, bisa saja beberapa hari nanti status daerah berubah. Tentu hal itu bisa menimbulkan keributan di tengah masyarakat, karena kebijakan bolak balik. "Jadi kita tunggu dulu hasil pastinya, satu atau dua hari ini, kalau memang tidak mengubah status Pesisir Selatan mungkin baru kita buka dengan edaran dari pak  bupati," katanya.

Pihaknya belum memastikan kapan tanggal untuk membuka sekolah. Pembukaan bisa dilakukan kepada seluruh sekolah di Pesisir Selatan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penularan virus covid-19.

"Kita bisa buka sesuai dengan edaran menteri, dilakukan pembatasan jumlah jam belajar, pembatasan jumlah anak dan dengan sistem shift," katanya.

Walaupun belum buka sekolah, saat ini semua sekolah tetap melaksanakan belajar mengajar dengan sistem daring. Sekolah hanya belum dibuka untuk tingkat PAUD

Sebelumnya, penghentian sekolah tatap muka itu dilakukan terhitung Senin (3/8/2020) sampai adanya pemberitahuan selanjutnya. Pemkab Pesisir Selatan telah membuka sekolah tatap muka mulai SD hingga SMA pada 13 Juli lalu. (Rahmadi/SS)

Baca Juga

KKN di Nagari Siguntur Pessel, Mahasiswa Unand Diminta Bantu Atasi Stunting
KKN di Nagari Siguntur Pessel, Mahasiswa Unand Diminta Bantu Atasi Stunting
Paskibraka Pesisir Selatan Akan Gunakan Sepatu Lokal Katidiang pada HUT RI 2024
Paskibraka Pesisir Selatan Akan Gunakan Sepatu Lokal Katidiang pada HUT RI 2024
Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Pesisir Selatan Tanam 100 Batang Pisang di Pekarangan Kantor
Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Pesisir Selatan Tanam 100 Batang Pisang di Pekarangan Kantor
Sebanyak 122 wali nagari di Pesisir Selatan diperpanjang masa jabatannya menjadi 8 tahun. Pengukuhan ke-122 wali Bupati Pesisir Selatan,
122 Wali Nagari di Pesisir Selatan Diperpanjang Masa Jabatannya Jadi 8 Tahun
Wilayah Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar) diguncang gempa dengan magnitudo 4,7 pada Jumat (14/6/2024) pukul 12.39 WIB.
Gempa M 4,7 Guncang Pessel, BMKG: Akibat Adanya Aktivitas Sesar Lokal
Gempa bumi berkekuatan (magnitudo) 4,7 mengguncang Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat pada Jumat (14/6/2024) pukul 12.39 WIB.
Gempa M 4,7 Mengguncang Pesisir Selatan Jumat Siang