Langgam.id — Universitas Andalas (UNAND) memperkuat tata kelola berbasis akuntabilitas melalui penandatanganan Dokumen Perjanjian Kinerja Tahun 2026 oleh pimpinan fakultas dan unit kerja, Rabu (2/4/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Sidang Senat, Gedung Rektorat, Kampus Limau Manis.
Langkah ini menjadi bagian dari implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014, sekaligus upaya memperkuat budaya kinerja terukur di lingkungan perguruan tinggi.
Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH), UNAND sebelumnya telah memiliki Dokumen Kontrak Kinerja Tahun 2026 yang ditandatangani oleh rektor bersama Ketua Majelis Wali Amanat (MWA), serta perjanjian kinerja antara rektor dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Wakil Rektor IV UNAND, Henmaidi, menegaskan pentingnya distribusi target indikator kinerja secara sistematis hingga ke level paling bawah dalam organisasi.
“Melalui perjanjian kinerja ini, setiap unit memiliki arah dan tanggung jawab yang jelas terhadap capaian indikator yang telah ditetapkan, sehingga kinerja institusi dapat berjalan lebih terukur dan selaras,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setelah penandatanganan dokumen, universitas akan melakukan proses cascading indikator kinerja ke seluruh fakultas, lembaga, dan unit kerja. Selain itu, UNAND juga menyiapkan mekanisme pelaporan kinerja secara berkala, baik triwulanan maupun tahunan, yang akan disampaikan kepada MWA dan kementerian terkait.
Dalam waktu dekat, UNAND juga akan melaksanakan pengukuran serta monitoring dan evaluasi terhadap capaian indikator kinerja utama (IKU), indikator kinerja sasaran strategis (IKSS), dan indikator kinerja kegiatan (IKK).
Sementara itu, Rektor UNAND, Efa Yonnedi, menegaskan bahwa penandatanganan perjanjian kinerja ini merupakan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kinerja institusi secara berkelanjutan.
Dalam suasana kebersamaan pasca Idul Fitri, ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk memulai langkah baru dengan semangat perubahan.
“Setelah kita saling bermaafan, mari kita bersalaman bukan hanya dengan tangan, tetapi juga dengan hati dan tekad yang baru. Tinggalkan kebiasaan lama yang melemahkan, dan mulai babak baru yang lebih bermartabat, produktif, dan membanggakan,” ujarnya.
Ia berharap peningkatan kinerja di setiap unit kerja sepanjang 2026 dapat bermuara pada penguatan kinerja universitas secara keseluruhan, sekaligus meningkatkan daya saing UNAND di tingkat nasional maupun global.






