Perkembangan Kasus Covid-19 Sumbar pada Pekan Terakhir Oktober 2021

Bertambah 32, Total Kasus Covid-19 di Sumbar Tembus 510 Orang

Ilustrasi hasil tes Covid-19. (Fernando Zhiminaicela/pixabay.com)

Langgam.id – Perkembangan kasus Covid-19 di Sumatra Barat (Sumbar) terus melandai. Sepekan terakhir, atau pada pekan terakhir Oktober 2021, dari pemeriksaan sampel di atas 1000 sampel, umumnya temuan positif berada di bawah 10 orang per hari.

Sejak Sabtu (23/10/2021) hingga Sabtu (30/10/2021) malam, dua labor di Sumbar memeriksa 9.907 sampel. Dari jumlah tersebut, hanya ditemukan 72 positif. Dengan demikian, positivity rate Covid-19 di Sumbar dalam rentang sepekan tersebut adalah sekitar 0,73 persen.

Berikut rincian pemeriksaan sampel swab dan angka positif selama sepakan terakhir, sebagaimana dirilis Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jasman Rizal di situs resmi Pemprov Sumbar:

1. Sabtu 23 Oktober 2021, dari pemeriksaan 1626 sampel, positif hanya 9 orang (0,55 persen)
2. Minggu, 24 Oktober 2021, dari pemeriksaan 1623 sampel, positif hanya 9 orang (0,55 persen)
3. Senin, 25 Oktober 2021, dari pemeriksaan 549 sampel, positif hanya 17 orang (2,9 persen)
4. Selasa, 26 Oktober 2021, dari pemeriksaan 1423 sampel, positif hanya 9 orang (0,63 persen)

5. Rabu, 27 Oktober 2021, dari pemeriksaan 1181 sampel, positif hanya 4 orang (0,63 persen)
6. Kamis, 28 Oktober 2021, dari pemeriksaan 1088 sampel, positif hanya 8 orang (0,73 persen)
7. Jumat, 29 Oktober 2021, dari pemeriksaan 1329 sampel, positif hanya 8 orang (0,60 persen)
8. Sabtu, 30 Oktober 2021, dari pemeriksaan 1088 sampel, positif hanya 8 orang (0,73 persen).

Perkembangan ini membuat total kasus Covid-19 di Sumbar sejak awal pandemi hingga Sabtu (30/10/2021) malam adalah 89.768 orang. Dari jumlah itu, total sembuh 87.386 orang telah mencapai 87.386 orang (97,35%).

Sementara, kasus meninggal tak ada tambahan dibanding hari sebelumnya, masih tetap 2.145 sejak awal pandemi. Sedangkan kasus aktif Covid-19 di Sumbar tinggal 237 orang (0,26%).
Dari jumlah itu, menurut Jasman, yang dirawat adalah 50 orang. (*/SS)

Baca Juga

Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok
Polda Sumbar Kerahkan Mobil Water Pump Bersihkan Material Galodo Solok
Polda Sumbar Kerahkan Mobil Water Pump Bersihkan Material Galodo Solok
Galodo Hantam Kantor Dinas PUPR Kabupaten Solok, 80 Persen Bangunan Rusak
Galodo Hantam Kantor Dinas PUPR Kabupaten Solok, 80 Persen Bangunan Rusak