Pergub Sudah Keluar, PPDB SMA SMK Online Sumbar Dimulai 21 Juni

PPDB PADANG PANJANG pendaftaran ppdb

PPDB Online Sumbar. (foto: ppdb.sumbarprov.go.id)

Langgam.id Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatra Barat (Sumbar) merencanakan memulai pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online SMA dan SMK Negeri Sumbar pada 21 Juni 2021.

Ketua Pelaksana PPDB SMA/SMK Sumbar tahun 2021 Suindra mengatakan, persiapan PPDB sudah mencapai 90 persen. Landasan pelaksanaan PPPB 2021 juga sudah keluar yaitu dari Gubernur Sumbar yaitu Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 12 Tahun 2021.

“Kita sekarang merancang juklak (petunjuk pelaksana) dan juknisnya (petunjuk teknis), sedang diproses di gubernur, nanti kita mulai tanggal 21 Juni,” katanya, Kamis (27/5/2021).

Dia menjelaskan, selain pergub yang sudah keluar pada 25 Mei lalu, pihaknya juga membuat petunjuk pelaksanaannya, penetapan zona dan dan daya tampung juga sudah. Kemudian uji coba juga bakal dilalukan pada 3 sampai 6 Mei nanti.

Ketika mendaftar terangnya, Calon Peserta Didik (CPD) terlebih dulu mengakses situs publik PPDB dengan alamat website http://ppdb.sumbarprov.go.id/.

Setelah itu terangnya, calon peserta didik diminta memasukkan password lalu mengisi biodata.  Jika jalur zonasi, siswa diminta menginput jarak rumah peserta didik dengan sekolah sesuai kelurahan masing-masing.

Kalau jalur prestasi sebutnya, siswa memasukkan nilai rapor pada 5 semester akhir. Sementara, jalur afirmasi diperuntukkan bagi siswa dari keluarga ekonomi tidak mampu.

“Kalau punya kartu peserta Program Keluarga Harapan (PKH), diinput kartu PKH. Kalau punya prestasi, nilai rapor 5 semester,” jelas Suindra.

Suindra mengatakan, sesuai edaran gubernur, bupati dan wali kota diminta memfasilitasi PPDB Sumbar. Kemudian, kepala dinas kabupaten kota se-Sumbar diminta menugaskan kepala sekolah ikut mensosialiasikan PPDB Sumbar kepada siswa kelas IX.

Suindra menegaskan kembali bahwa orang tua harus mendampingi anaknya. Dia tak ingin ada anak-anak yang tidak bisa melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

“Orang tua dan siswa harus terlibat aktif untuk mendampingi anaknya mendaftar. Orang tua dampingi dan dorong anaknya, tidak usah gelisah dan stres,” katanya. (Rahmadi/yki)

Baca Juga

Pengamat Ungkap Lemahnya Pengawasan Truk di Sitinjau Lauik, Jalan Ekstrem Picu Kecelakaan
Pengamat Ungkap Lemahnya Pengawasan Truk di Sitinjau Lauik, Jalan Ekstrem Picu Kecelakaan
Truk Patah Gardan Berhasil Dievakuasi, Lalu Lintas di Sitinjau Lauik Kembali Normal
Truk Patah Gardan Berhasil Dievakuasi, Lalu Lintas di Sitinjau Lauik Kembali Normal
Truk Patah Gardan di Tikungan Panorama I Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Padang-Solok Tersendat
Truk Patah Gardan di Tikungan Panorama I Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Padang-Solok Tersendat
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Darurat Kekerasan Anak di Sumbar, Kasus Terus Naik dalam 5 Tahun Terakhir
Darurat Kekerasan Anak di Sumbar, Kasus Terus Naik dalam 5 Tahun Terakhir
Respons Gubernur Sumbar Usai Dilaporkan Walhi ke Ombudsman Soal Izin Tambang Andesit 
Respons Gubernur Sumbar Usai Dilaporkan Walhi ke Ombudsman Soal Izin Tambang Andesit