Penyebab Semen Padang FC Degradasi Versi Dedi Gusmawan

Penyebab Semen Padang FC Degradasi Versi Dedi Gusmawan

Pemain bertahan Semen Padang FC, Dedi Gusmawan (kiri). (Foto: MO Semen Padang FC)

Langgam.id – Pemain bertahan Semen Padang FC, Dedi Gusmawan, mengungkapkan sejumlah alasan kenapa timnya terdegradasi ke Liga 2 musim 2020.

Menurutnya, skuad Kabau Sirah sulit menghindari degradasi karena tim tidak didukung pemain asing sejak putaran pertama Liga 1 2019.

“Kayaknya kita tidak didukung sama pemain asing di putaran pertama, itu kayaknya permasalahan,” katanya saat jumpa pers sebelum laga melawan Persela Lamongan, Jumat (21/12/2019).

Dia mengatakan, Semen Padang sejak putaran ke dua hingga saat ini berhasil meraih 21 poin dan masih bersisa satu pertandingan melawan Persela Lamongan. Sedangkan pada putaran pertama tim hanya mampu meraih 11 poin. Jumlah seluruhnya ada 32 poin dan berada di peringkat 17 klasemen.

Jika dikalkulasikan dengan poin tim lain di putaran ke dua saja, maka Semen Padang berada di peringkat ke-7 klasemen saat ini. Namun pada putaran pertama tim sangat kekurangan poin sehingga sulit menghindari degradasi.

“Mungkin permasalahannya di putaran pertama, pemain asingnya tidak terlalu mendongkrak pemain lokal yang ada,” katanya.

Soal kelanjutan kontraknya apakah bertahan di Semen Padang, Dedi mengaku belum terlalu memikirkan hal tersebut. Saat ini dia fokus menghadapi sisa pertandingan melawan Persela.

“Belum terpikir sampai kesitu, bisa dibilang masih berduka juga dengan ini, jadi belum kepikiran,” ujarnya.

Dalam pertandingan terakhir melawan Persela Lamongan nanti ia berharap mendapatkan 3 poin. Saat ini ia dan rekannya siap menghadapi Persela. (Rahmadi/ICA)

Tag:

Baca Juga

Dua Kecamatan di Padang Terparah Terdampak Banjir, 100 Warga Limau Manis Dievakuasi
Dua Kecamatan di Padang Terparah Terdampak Banjir, 100 Warga Limau Manis Dievakuasi
Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga di Tengah Banjir Padang
Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga di Tengah Banjir Padang
Kondisi terkini banjir kanal kota Padang tempat penyelenggaraan cabor dayung di Porprov Sumbar 2026.(Panitia Porprov Sumbar)
Dua Cabor Porprov Sumbar 2026 Terganggu Hujan Deras, Dayung Terancam Tertunda
Petugas BPBD Agam memantau kondisi sungai mengantisipasi banjir akibat hujan deras. (Dok. BPBD Agam)
Waspada Hujan Deras, BPBD Agam Siagakan Petugas Pantau Sungai Batang Kumayo
Salah satu kafe yang terendam banjir di kawasan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang. (Dok. Istimewa)
Banjir Rendam Kafe-kafe di Seputaran Kampus III UIN Imam Bonjol Padang
Polda Sumbar menggerebek kawasan Gaung Padang. (Dok. Istimewa)
Polda Sumbar Gerebek “Kampung Narkoba” di Gaung Padang: 12 Orang Diamankan, 6 Positif Narkotika!