Penyebab Meninggalnya Pekerja dalam Insiden Kebakaran PLTU Teluk Sirih Padang

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Rekaman video seorang penumpang bus NPM pingsan dan lemas seusai divaksin viral di media sosial 

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu Setianto. [foto: infopublik.id]

Langgam.id – Pekerja yang meninggal dalam insiden kebakaran Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Teluk Sirih, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sabtu (8/1/2022) pagi ternyata warga setempat.

Hal demikian disampaikan Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu Setianto. Ia menyebut, korban bernama Firmansyah (43) yang tinggal tidak jauh dari PLTU.

“Korban di sana bekerja sebagai Safety Protection atau K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) bagian Pemadam Kebakaran,” ujar Satake kepada Langgam.id, Sabtu (8/1/2022) sore.

Satake menjelaskan, pelaku meninggal dunia ketika hendak memadamkan api dalam insiden kebakaran yang terjadi pada pukul 04.00 WIB tersebut.

Ia menambahkan, bahwa korban bertugas bersama seorang rekannya, Jasman (28), yang juga warga setempat.

“Bersama rekannya, korban yang mengetahui kebakaran itu berupaya memadamkan api dengan menggunakan hydrant yang sudah terpasang di pembangkit dan menggunakan satu armada pemadam milik PLTU,” tuturnya.

Namun terang Satake, karena area yang terbakar berada pada lantai lima unit satu PLTU yang jauh dari lantai dasar, korban pun berinisiatif pergi mengecek bagaimana kondisi area yang terbakar.

“Korban ini pergi sendirian, sudah diingatkan oleh rekannya kalau suhu masih sangat panas, tapi tetap juga pergi. Setelah itu, rekannya ini tidak bisa lagi menghubungi korban,” jelas Satake.

Dilanjutkan Satake, korban akhinya ditemukan tergeletak di lantai dasar pembangkit unit 1 PLTU. Korban sempat dilarikan ke RSUP M Djamil Padang, namun dinyatakan telah meninggal dunia.

Kapolsek Bungus, Kompol Zamzami mengatakan, pemakaman korban telah diselenggarakan oleh pihak keluarga di kediaman korban.

Zamzami yang ketika itu berada di lokasi kejadian mengatakan, dugaan sementara pihaknya korban meninggal dunia karena terjatuh dari lantai atas.

“Karena saat proses evakuasi, kami menemukan serpihan kaca di dekat korban. Diduga korban ini melompat atau terjatuh dari lantai atas melalui jendela,” ungkapnya.

Kebakaran itu terjadi tepatnya di area suplai batu bara pembangkit unit satu PLTU.

Baca juga: PLTU Teluk Sirih Padang Terbakar, 1 Orang Dilaporkan Meninggal

Pemicunya diduga karena panasnya batu bara yang menimbulkan api dan membakar belt conveyor atau karet berjalan pengangkut batu bara.

Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab utama kebakaran dan kematian korban.


Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Bofet di Simpang Haru Padang Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa
Bofet di Simpang Haru Padang Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa
foto: ig @stefanolilipaly
Stefano Lilipaly Sadang di Balando, Mulai Latihan Basamo Semen Padang Pakan Ko
Pedagang bendera mulai bertebaran di ruas jalan Kota Padang menyambut HUT RI ke-81.
Cerita Pedagang Bendera Musiman Masih Bertahan Mengejar Cuan
Jenazah Pasutri Korban Kebakaran di Padang Pariaman Diserahkan ke Keluarga
Jenazah Pasutri Korban Kebakaran di Padang Pariaman Diserahkan ke Keluarga
Viral Tambang Ilegal Galugua, BEM Unand: Kejahatan Lingkungan Terorganisir
Viral Tambang Ilegal Galugua, BEM Unand: Kejahatan Lingkungan Terorganisir
Hallo Ketua, Salah Benar bukan Urusan Saya: Tol
Hallo Ketua, Salah Benar bukan Urusan Saya: Tol