Penumpang Kereta Api di Sumbar Naik 3 Kali Lipat Selama Libur Lebaran

Sepanjang Januari hingga Agustus 2024, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre II Sumatra Barat sudah melayani sebanyak 1.201.252 penumpang.

Ilustrasi penumpang kereta api di Sumbar. (Foto: IG @pemprov.sumbar)

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Penumpang Kereta Api di Sumbar naik tiga kali lipat di momen libur lebaran tahun ini.

Langgam.id – PT KAI Divre II Sumatra Barat (Sumbar) mencatat kenaikan penumpang yang tinggi selama momen libur Lebaran 2022. Jumlah penumpang mencapai tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan hari biasa.

PT KAI mencatat, kenaikan penumpang hingga 6 ribu orang pada Jumat 6 Mei 2022. Sementara, pada hari biasa berkisar 2 ribu penumpang.

Vice President PT Kereta Api Indonesia Divre II Sumatera Barat, Mohamad Arie Fathurrochman menjelaskan, keberadaan kereta api mendukung kemajuan pariwisata Sumbar, karena banyak stasiun berdekatan dengan berbagai objek wisata. Hal ini memudahkan masyarakat untuk akses ke objek wisata dengan tarif yang terjangkau.

PT KAI juga telah menetapkan masa Angkutan Lebaran yaitu H-10 s.d H+10 Lebaran atau 22 April sampai dengan 13 Mei 2022. Hingga Jumat 7 Mei 2022 masa Angkutan Lebaran, tercatat 48.150 penumpang menggunakan kereta api.

“Rute yang menjadi favorit perjalanan masyarakat sejauh ini adalah rute Padang sampai Pariaman yang dilayani dengan KA Sibinuang,” ujar Arie melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (7/5/2022).

Pihaknya mencatat sebanyak 33.625 penumpang telah menggunakan KA Sibinuang pada H-10 sampai H+3 Lebaran tahun ini untuk memanfaatkan libur lebaran dengan berwisata menggunakan kereta api maupun untuk berlibur menuju Pantai Gondariah Kota Pariaman.

Selain KA Sibunuang, peningkatan penumpang pada H-10 sampai H+3 Lebaran juga terjadi pada KA Perintis Minangkabau Ekspres yang melayani relasi Pulau Aie – Padang – Bandara Internasional Minangkabau (PP).

Tercatat sebanyak 10.710 penumpang telah menggunakan KA Minangkabau Ekspres untuk menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) atau sebaliknya.

Kemudian KA Perintis Lembah Anai relasi Kayu Tanam-Duku-Bandara Internasional Minangkabau (PP) tercatat telah mengangkut 3.815 penumpang yang memanfaatkan libur lebaran dengan berwisata.

“Dari segi rute perjalanan KA Lembah Anai ini juga mendukung akses ke objek wisata dengan tarif yang terjangkau,” ucapnya.

Baca juga: PT KAI Divre II Sumbar Siapkan 3 Kereta Api untuk Masa Angkutan Lebaran

Masyarakat yang akan berwisata menuju sekitar Air Terjun Lembah Anai dapat memanfaatkan Kereta ini dengan harga Rp 5.000 yaitu keberangkatan dari BIM menuju Kayu Tanam atau dari Duku s.d Kayu Tanam dengan harga Rp 3.000.

Selain itu, penumpang selama perjalanan kereta juga diwajibkan mengikuti aturan di saat pandemi seperti menunjukan bukti vaksin serta melaksanakan protokol kesehatan saat perjalanan.

Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Stasiun Padang Jadi Favorit Kedua Nasional Selama Angkutan Lebaran 2026
Stasiun Padang Jadi Favorit Kedua Nasional Selama Angkutan Lebaran 2026
KAI Sumbar Catat Zero Accident, 143 Ribu Penumpang Terlayani Selama Angkutan Lebaran 2026
KAI Sumbar Catat Zero Accident, 143 Ribu Penumpang Terlayani Selama Angkutan Lebaran 2026
Perkuat Pengamanan Aset Negara, KAI Sumbar Terima 8 e-Sertipikat dari BPN Sijunjung
Perkuat Pengamanan Aset Negara, KAI Sumbar Terima 8 e-Sertipikat dari BPN Sijunjung
Lebih 27 Ribu Kursi KA Lebaran di Sumbar Masih Tersedia hingga 1 April 2026
Lebih 27 Ribu Kursi KA Lebaran di Sumbar Masih Tersedia hingga 1 April 2026
KAI Sumbar Catat Sudah Layani Lebih 100 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran
KAI Sumbar Catat Sudah Layani Lebih 100 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran
KAI Sumbar Perkirakan Puncak Penjualan Tiket KA Angkutan Lebaran pada 24 Maret 2026
KAI Sumbar Perkirakan Puncak Penjualan Tiket KA Angkutan Lebaran pada 24 Maret 2026