Pengusaha Bus Keluhkan Kondisi Terminal Anak Air Padang

Pengusaha Bus Keluhkan Kondisi Terminal Anak Air Padang

Kegiatan diskusi di Terminal Anak Air Padang. (foto: IG terminal_anak.air.padang)

Langgam.id Pembangunan Terminal Anak Air di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) hampir selesai. Namun di terminal yang menyerupai bandar udara itu, masih ditemukan sejumlah kendala.

Kendala-kendala itu ditemukan saat Direktur Angkutan Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Ahmad Yani bersama Tim PerpalZ TV menyempatkan diri untuk menyambangi Terminal Anak Air dalam rangkaian perjalanan #PerpalzGoestoSumatra, Rabu (24/3/2021).

Host dan pendiri Perpalz TV yang juga merupakan Direktur Utama PO Siliwangi Antar Nusa (SAN) Kurnia Lesani Adnan mengatakan, melihat dari proses pembangunannya, bisa dikatakan Terminal Tipe A Anak Air nyaris 100 persen rampung. Tampilan terminal ini bisa dikatakan menyerupai bandara udara.

“Beberapa kendala antara lain, sulitnya bus berukuran besar masuk ke dalam area terminal. Padahal hampir semua bus antar kota antar provinsi (AKAP) berukuran besar. Akses masuk dan pintu gerbangnya terlalu sempit,” katanya, lewat keterangan tertulis, Kamis (25/3/2021).

Selain itu terang Kurnia, pada lorong pemberhentian bus, akses untuk bus-bus besar yang panjang dirasakan kurang memadai.

Meski sudah terlihat hampir rampung dikerjakan, rupanya para perusahaan otobus (PO) dan masyarakat Padang belum bisa menggunakan terminal ini.

“Kami merasakan, terminal ini harus ada beberapa perbaikan lagi. Tentunya ini demi kenyamanan dan keamanan baik unit bus dan penumpang di terminal ini,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Direktur Angkutan Jalan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Ahmad Yani, akan memerintahkan jajarannya untuk segera melakukan perbaikan agar Terminal tipe A Anak Air ini benar-benar siap untuk dioperasikan.

“Kami telah melihat langsung fakta-fakta di lapangan. Kami akan segera melakukan penanganan dengan bagian yang berhubungan langsung dengan kesiapan terminal ini,” katanya.

Selain itu terangnya, pengembangan perbaikan akan dilaksanakan secara bertahap. Dia berharap pada musim mudik ini sudah bisa melakukan uji coba.

Sementara itu, Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah III Sumbar Deny Kusdyana mengatakan, akan segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna memaksimalkan kesiapan Terminal Tipe A Anak Air.

“Seperti yang disampaikan oleh bapak direktur, secara bertahap kami akan melakukan koordinasi dengan instansi-instansi terkait guna memaksimalkan pengoperasian Terminal Anak Air ini. Tentunya beberapa titik yang bermasalah ini akan kita maksimalkan perbaikannya,” ujarnya.

Mengenai target penyelesaian pembangunan, ia belum bisa memastikan. Namun diharapkan bisa tercapai saat musim mudik lebaran 2021.

“Target belum bisa dipastikan. Namun upaya percepatan tengah dilakukan. Diharapkan saat musim mudik terminal sudah siap soft launching sekaligus uji coba,” ujarnya.

Terminal Anak Air ini merupakan terminal bus utama di Kota Padang, menggantikan terminal Lintas Andalas yang berubah menjadi Plaza Andalas dan Terminal Bengkuang yang berubah menjadi Balai Kota Padang.

Sebelumnya, pada 9 Februari 2018 lalu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan peletakan batu pertama proyek pembangunan Terminal Anak Air. Lahan seluas 4,5 hektare untuk pembangunan terminal dibebaskan oleh Pemko Padang, sedangkan pembangunan fisiknya dikerjakan oleh Pemerintah Pusat.

Terminal ini berdekatan dengan Pasar Lubuk Buaya dan halte kereta api Lubuk Buaya. Selain itu, terminal ini berjarak sekitar 9 km dari Bandara Internasional Minangkabau dan 3,5 km dari gerbang Jalan Tol Padang–Pekanbaru. (Rahmadi/yki)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre