Pengprov Squash Sumbar Bidik Lolos Kualifikasi PON, Kepengurusan Baru Resmi Dilantik

Langgam.id – Pengurus Provinsi (Pengprov) Squash Indonesia Sumatera Barat masa bakti 2026–2030 resmi dilantik di Hotel Daima Padang, Selasa (4/8/2026). Kepengurusan yang dipimpin Yofialdi itu menargetkan mampu meloloskan atlet Sumbar ke babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON).

Pelantikan dilakukan oleh Wakil Sekretaris Jenderal II Pengurus Besar (PB) Squash Indonesia, Max Bambang Sumantri, berdasarkan hasil Musyawarah Provinsi (Musprov) Squash Indonesia Sumbar yang digelar pada Juli 2026.

Ketua Panitia Pelaksana, Zulfadli Mukhtar, mengatakan seluruh pengurus yang dilantik telah mendapat pengesahan dari PB Squash Indonesia.

“Pengurus yang dilantik telah mendapat pengesahan dari PB Squash Indonesia. Semoga kepengurusan ini dapat memberikan manfaat bagi kemajuan olahraga squash di Sumatera Barat,” ujarnya.

Ketua Pengprov Squash Indonesia Sumbar, Yofialdi, mengatakan kepengurusan baru telah menyusun lima program prioritas untuk mempercepat pengembangan olahraga squash di Ranah Minang.

Program tersebut meliputi penguatan tata kelola organisasi yang modern, memasyarakatkan olahraga squash, menggelar kejuaraan secara rutin untuk menjaring bibit atlet, menyiapkan sedikitnya delapan wasit bersertifikat, serta menyelenggarakan kejuaraan yang menjadi ajang seleksi menuju babak kualifikasi PON.

“Kepada seluruh pengurus yang dilantik, mari kita satukan langkah untuk membangun dan memajukan olahraga squash di Sumatera Barat,” katanya.

Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, berharap kepengurusan baru mampu membangkitkan prestasi squash di Sumatera Barat. Ia mengaku sengaja menghadiri pelantikan meski harus menembus kemacetan usai mengikuti kegiatan di Pesisir Selatan.

“Saya tadi pagi dari Pesisir Selatan langsung ke Padang. Karena macet di Bungus, saya sampai ke sini menggunakan sepeda motor. Itu bentuk semangat saya menghadiri pelantikan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar, Mahdianur, menilai squash memiliki potensi berkembang sebagai cabang olahraga prestasi di Sumbar apabila didukung pembinaan yang berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan pembangunan sarana olahraga terus dilakukan pemerintah, termasuk rekonstruksi GOR Haji Agus Salim yang progres pembongkarannya telah mencapai sekitar 80 persen.

Di sisi lain, Wasekjen II PB Squash Indonesia, Max Bambang Sumantri, mendorong kepengurusan baru memperkuat pembinaan atlet usia muda dan memaksimalkan potensi yang dimiliki Sumbar agar mampu melahirkan atlet squash berprestasi di tingkat nasional. (HER)

Baca Juga

Pelatihan Provinsi (Pelatprov) Sumatra Barat (Sumbar) kedua menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB-NTT 2028. (Dok. KONI Sumbar)
Tes Fisik Kedua Pelatprov Sumbar, Momentum Evaluasi 161 Atlet Menuju PON NTB-NTT 2028
KONI Sumbar Ambil Alih Sementara KONI Agam, Revdi Iwan Syahputra Ditunjuk Jadi Caretaker
KONI Sumbar Ambil Alih Sementara KONI Agam, Revdi Iwan Syahputra Ditunjuk Jadi Caretaker
KONI Sumbar Nilai Barongsai Berpeluang Sumbang Medali di PON 2028
KONI Sumbar Nilai Barongsai Berpeluang Sumbang Medali di PON 2028
Menuju Kejurnas di Jakarta, 19 Atlet IODI Sumbar Siap Harumkan Ranah Minang
Menuju Kejurnas di Jakarta, 19 Atlet IODI Sumbar Siap Harumkan Ranah Minang
Wakil Ketua DPRD Sumbar Komit Kawal Anggaran Dukung Porprov 2026
Wakil Ketua DPRD Sumbar Komit Kawal Anggaran Dukung Porprov 2026
Porprov Sumbar 2026, KONI Pastikan Seluruh Tuan Rumah Siap Sambut Kirab Api hingga Pembukaan 2 Oktober
Porprov Sumbar 2026, KONI Pastikan Seluruh Tuan Rumah Siap Sambut Kirab Api hingga Pembukaan 2 Oktober