Penerimaan PBB Kota Padang Meningkat Rp 62 Miliar Sepanjang 2020

meningkat, optimalisasi pajak daerah

Ilustrasi - pajak. (Gambar: Mohamed Hassan/pixabay.com)

Langgam.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang menyebut pencapaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2020 mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, pada tahun 2020 lalu, penerimaan PBB kita mencapai Rp 62,524 milyar lebih. Sementara pada tahun 2019, pencapaian PBB Rp60 milyar lebih,” kata Kepala Bapenda Padang, Al Amin, Selasa (26/1/2021).

Ia mengatakan, pencapaian tersebut tidak lepas dari meningkatnya kepatuhan masyarakat dalam membayar PBB.

“Kita tahu, pandemi Covid-19 membuat perekonomian lesu. Namun, kondisi tersebut tak berpengaruh terhadap kepatuhan masyarakat dalam membayar PBB,” ujarnya.

Ia menambahkan, tak hanya PBB, pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) tahun 2020 juga melebihi pencapaian di tahun 2019.

“Tahun 2020, BPHTB tercapai sebesar Rp 68,991 milyar lebih, naik dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp62,899 milyar lebih,” jelasnya.

Namun, ia menyayangkan pajak hotel dan restoran yang diperoleh sepanjang 2020 tidak optimal.

“Pajak hotel dan restoran memang tidak optimal karena terhalang pandemi covid-19,” tambahnya.(*/Ela)

Baca Juga

Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian