Pendiri UPI YPTK Padang Herman Nawas Wafat

Langgam.id- Pendiri Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK Padang Herman Nawas meninggal dunia, Sabtu (31/10/2020). Kabar meninggalnya Herman Nawas diunggah di Instagram UPI YPTK Padang @upiyptk_padang.

Ucapan duka juga mengalir di berbagai linimasa media sosial dan WhatsApp Grup. Di antaranya Anggota DPR RI Guspardi Gaus.
.
Baca Juga: Jenazah H. Herman Nawas Disalatkan Setelah Zuhur, Rencana Dikebumikan di Batu Loyo

“Innaa Lillaahi Wa Innaa Ilaihi Raaji’uun. Kami menyampaikan duka, atas berpulangnya ke Rahmatullah Bapak H. Herman Nawas, Ketua Yayasan YPTK UPI. Semoga Husnul Khatimah dan ditempatkan di Syurga Allah SWT.  Aamiin,” tulis Guspardi.

Almarhum dan istri awalnya mendirikan  Yayasan Perguruan Tinggi Komputer (YPTK) Padang pada 1985.

Berdasarkan situs resmi UPI YPTK https://upiyptk.ac.id/, YPTK Padang mengembangkan diri menjadi Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang, dengan SK Mendinas RI, No. 29/D/0/2001.

Almarhum juga aktif di Emotional Spritual Quotient (ESQ). Ia pernah menjabat Ketua DPW Forum Ko­munikasi Alumni ESQ Sumbar. (AE)

Baca Juga

Ilustrasi - temperatur saat panas. (Foto: geralt/pixabay.com
Sumbar Dilanda Cuaca Panas, Ini 5 Cara Menjaga Tubuh Tetap Fit dan Aman Beraktivitas
Berita Padang - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BMKG mencatat kenaikan suhu karena berkurangnya awan di langit Kota Padang.
Panas! Suhu di Sumbar Tembus 33 Derajat Celsius, BMKG Ingatkan Bahaya Paparan Sinar UV
Macet di Sitinjau Lauik ulah truk bermasalah. (Dok. WAG Sitinjau Lauik)
Dua Jam Sitinjau Lauik Lumpuh Ulah Dua Truk Bermasalah, Jalur Padang–Solok Kembali Lancar
Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih