Pemprov Sumbar Siapkan Tempat Isolasi Terapung Pasien Covid-19 di Teluk Bayur

BPS mencatat nilai ekspor Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) pada Januari–September 2025 sebesar US$2.093,92 juta atau naik sebesar 35,97 persen

Kapal sedang bongkar muat di Pelabuhan Teluk Bayur [Irwanda/Langgam.id]

Langgam.id-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat (Sumbar) menyiapkan kawasan pelabuhan Teluk Bayur Padang sebagai tempat isolasi terapung pasien Covid-19.

Tempat isolasi terapung bagi pasien Covid-19 mengemuka saat Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB Rustian menyambangi Gubernur Sumbar Mahyeldi di Istana Gubernur, Kamis (5/8/2021) lalu. Rustian menawarkan tempat isolasi terapung kepada Pemprov Sumbar untuk mengatasi lonjakan pasien Covid-19.

“Kita memang menerima tawaran isolasi dari Satgas, isolasinya dilakukan di kapal-kapal, kita sudah diskusikan dan Insyallah kita siapkan permohonannya ke BNPB,” katanya di Padang Pariaman, Jumat (6/8/2021).

Tempat isolasi terapung tersebut juga sudah tersedia klinik penunjang. Tempat isolasi terapung sebagai solusi untuk isolasi mandiri bagi pasien OTG (orang tanpa gejala) dan gejala ringan di Kota Padang.

Baca juga: Satgas Covid-19 Nasional Tawarkan Tempat Isolasi Terapung di Kota Padang

Isolasi di atas lautan itu direncanakan di kawasan Teluk Bayur, namun hal ini masih dalam perbincangan. Dia menjelaskan sebelumnya Sumbar sudah dapat menggunakan Asrama Haji untuk isolasi mandiri, kemudian berkembang terus termasuk isolasi terapung ini.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbar Arry Yuswandi mengatakan untuk isolasi mandiri terapung dilaksanakan di Kota Padang. Fasilitas isolasi itu menurutnya harus dapat dipastikan pelayanan untuk pasien Covid-19 sesuai standar.

“Kemaren sudah ketemu, ada Kadis Kesehatan Kota Padang juga soal itu,” pungkasnya.

Baca Juga

TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Solar Langka, Dinas ESDM Sumbar Dorong Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran 
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Khairul Jasmi. (Foto: Do. Probadi)
Tutup Saja Jalan Lembah Anai, Ada Jalur Lain Sejak Zaman Belanda