Pemko Payakumbuh Targetkan Program Sekolah Penggerak di Awal 2022

Langgam.id-pembelajaran tatap muka di sekolah

Ilustrasi sekolah. [foto: pixabay.com]

Langgam.id - Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatra Barat mempersiapkan diri untuk mewujudkan pelaksanaan Program Sekolah Penggerak (PSP) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada awal tahun 2022 mendatang.

PSP adalah upaya untuk mewujudkan visi pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju, berdaulat, mandiri, serta berkepribadian melalui terciptanya pelajar pancasila.

Program ini berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi), karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru) yang merupakan program inovasi peningkatan mutu pendidikan dari Kemdikbud RI.

Untuk mencapai program yang tinggal kurang dari 3 bulan itu, Kepala Dinas Pendidikan, Dasril bergerak cepat setelah semua persyaratan dan komitmen kepala daerah didapat. Hal tersebut terlihat dari tindakannya menemui pelaksana Program PSP, Eko Susanto selaku Kepala Bidang Tata Kelola Direktorat SMP Dirjen PAUD dan Dikmen Kemendikbud RI di Jakarta pada (Selasa, (19/10) lalu yang didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Fiqih Rahmat.

Dasril mengatakan banyak keuntungan yang akan didapat bagi sekolah ketika melaksanakan PSP, dinataranya peningkatan mutu hasil belajar dalam kurun waktu 3-4 tahun difasilitasi, percepatan digitalisasi sekolah, dan kesempatan menjadi katalis perubahan bagi satuan pendidikan.

Lanjut dia, agar nantinya program ini terealisasi dengan baik Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh akan melaksanakan sosialisasi kepada seluruh kepala sekolah mulai tingkat PAUD hingga SMP, Pengawas Sekolah dan stake holder lainnya.

“Tahap awal kami lakukan dulu sosialisasi, identifikasi kepala sekolah yang memenuhi syarat,” katanya dikutip dari laman resmi pemda, Rabu (20/10/2021).

Menurutnya, PSP ini sejalan dengan visi dan misi Kota Payakumbuh, yakni, Payakumbuh Maju, Sejahtera dan Bermartabat, dengan semangat Kebersamaan menuju Payakumbuh menang, serta implementasi dari misi 1 dan 5 yakni pengembangan SDM dan Karakter.

“Program Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju," katanya.

Program ini dilakukan bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Program Sekolah Penggerak. "Jumlah sekolah untuk program PSP dari Kemendikbud RI untuk Kota Payakumbuh belum ditentukan," ujarnya. (mg-Lisa)

Baca Juga

Pj Wali Kota Payakumbuh Suprayitno melepas secara resmi keberangkatan logistik untuk pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) DPD
Lepas Pendistribusian Logistik PSU DPD, Pj Wako Payakumbuh Imbau Warga Gunakan Hak Pilih
Bawaslu masih menemukan calon anggota DPD yang memasang alat peraga kampanye (APK) di beberapa titik di Kota Payakumbuh. Padahal berdasarkan
Bawaslu Bakal Tertibkan 113 APK Calon Anggota DPD yang Masih Terpasang di Payakumbuh
Payakumbuh Botuang Festival (PBF) yang masuk dalam 110 Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi (Kemenparekraf)
Payakumbuh Botuang Festival Dibuka, Pj Wako: Pemko Komitmen Majukan Pariwisata dan Ekraf
Kapolres Payakumbuh berganti dari AKBP Wahyuni Sri Lestari kepada pejabat yang baru yaitu AKBP Ricky Ricardo. Selasa (9/7/2024), digelar
Kapolres Payakumbuh Berganti, Pemko Yakin Sinergitas Akan Terjalin Lebih Kuat
Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Kota Payakumbuh tahun 2024 yang digelar di halaman Balai Kota Payakumbuh, berlangsung meriah.
Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Payakumbuh 2024 Berlangsung Meriah
Sebanyak 204 jemaah haji Kota Payakumbuh yang tergabung dalam kloter X tiba kembali di kampung halaman pada Jumat (5/7/2024).
204 Jemaah Haji Payakumbuh Tiba di Kampung Halaman, Disambut Haru Keluarga