Pemko Padang Kucurkan Rp1,9 Miliar Bantuan Keuangan ke Parpol

Pemko Padang mengucurkan dana bantuan (Parpol) sebesar Rp1.985.346.000 untuk tahun 2025. Bantuan ini dalam rangka mendukung pelaksanaan

Kegiatan Bimbingan Teknis Optimalisasi Penggunaan Bantuan Keuangan untuk Pendidikan Politik yang Berkualitas di Ruang Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang. [foto: Diskominfo Padang]

Langgam.id – Pemko Padang mengucurkan dana bantuan partai politik (parpol) sebesar Rp1.985.346.000 untuk tahun 2025. Bantuan ini dalam rangka mendukung pelaksanaan fungsi parpol secara optimal, khususnya dalam hal pendidikan politik dan operasional kelembagaan.

Plt Asisten I Setdako Padang, Mairizon mengatakan, bantuan keuangan parpol pada 2024 lalu diberikan sebesar Rp2.250 per suara. Sementara itu, untuk 2025 dinaikkan sebesar 100 persen menjadi Rp4.500 per suara sah.

“Selanjutnya dengan jumlah suara sah sebanyak 441.188 suara sah, maka total nilai bantuan keuangan parpol pada 2025 ini adalah sebesar Rp1.985.346.000,” ujar Mairizon saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Optimalisasi Penggunaan Bantuan Keuangan untuk Pendidikan Politik yang Berkualitas di Ruang Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang, Senin (30/6/2025).

Dalam kegiatan tersebut, ada sebanyak 50 orang yang berasal dari pimpinan dan pengurus parpol yang diundang sebagai peserta.

Mairizon menambahkan, pada Februari 2025 lalu Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan dana bantuan parpol 2024.

Dari hasil pemeriksaan itu, terang Mairizon, dikeluarkan sejumlah catatan. Di antaranya penggunaan dana yang tidak sesuai dengan peruntukan, kelengkapan bukti pendukung yang kurang, dan penggunaan biaya operasional yang tidak tepat.

Untuk itu, kata Mairizon, Pemko Padang terus mendorong agar pengelolaan dan pertanggungjawaban bantuan keuangan dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Bagi partai politik yang disiplin dan transparan, tentu kami apresiasi. Sebaliknya, bagi parpol yang tidak menyampaikan laporan tepat waktu akan dikenakan sanksi administratif berupa penundaan bantuan keuangan hingga laporan diperiksa BPK,” bebernya.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Padang, Tarmizi Ismail megatakan tujuan bimtek ini adalah memberikan pemahaman pada peserta teknis tentang prosedur penyaluran, pertanggungjawaban, dan pelaporan bantuan keuangan.

“Kegiatan ini juga memberikan pemahaman pada peserta akan kesesuaian penggunaan bantuan dengan ketentuan peraturan undangan yang berlaku,” tuturnya.

Tarmizi mengharapkan pengurus parpol dapat lebih tertib administrasi dalam hal pengajuan penyaluran dan laporan pertanggungjawaban penggunaan bantuan keuangan pada partai politik.

Seperti rekap realisasi penerimaan, belanja bantuan keuangan parpol dan rincian realisasi belanja bantuan keuangan parpol per kegiatan.

“Melalui bimtek ini kami juga berharap parpol dapat meningkatkan dan mendorong partisipasi politik masyarakat yang lebih berkualitas,” sebut Tarmizi. (*/y)

Baca Juga

Balai Kota Padang. [foto: Diskominfo Kota Padang]
Wali Kota Padang Fadly Amran Mutasi 8 Camat, Ini Daftar Namanya
Pemerintah baru saja menggelontorkan paket stimulus ekonomi 2025 yang terdiri atas 8 program akselerasi, 4 program lanjutan dan 5 program
232.315 Pekerja Informal di Padang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Padang Rancak Award 2026: 3 Bank Sampah Bersaing Tawarkan Inovasi
Padang Rancak Award 2026: 3 Bank Sampah Bersaing Tawarkan Inovasi
Pemko Padang Gandeng Kampus Malaysia Perluas Akses Pendidikan
Pemko Padang Gandeng Kampus Malaysia Perluas Akses Pendidikan
Hari Buruh, Wako Padang Gelar Pertemuan dengan Sejumlah Serikat Pekerja
Hari Buruh, Wako Padang Gelar Pertemuan dengan Sejumlah Serikat Pekerja
Pemko Padang Hidupkan Kembali Pendidikan Agama di Masjid, Digelar 3 Kali Sepekan
Pemko Padang Hidupkan Kembali Pendidikan Agama di Masjid, Digelar 3 Kali Sepekan