Pemko Padang Data Ulang Warga Penerima Bantuan Dampak Corona

Pemko Padang Data Ulang Warga Penerima Bantuan Dampak Corona

Wali Kota Padang Mahyeldi memberikan keterangan di hadapan wartawan melalui jumpa pers online yang diadakan IJTI Sumbar. (Foto: Screenshot YouTube IJTI Sumbar)

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang masih melakukan validasi data terkait warga terdampak wabah virus corona (covid-19) yang berhak mendapatkan bantuan berupa sembako. Pendataan warga yang terdampak itu telah dihimpun Balai Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan pendataan sebelumnya dilakukan secara berjenjang. Mulai dari tingkat RT hingga ke kecamatan yang kemudian diserahkan ke Bappeda Kota Padang.

“Kami masih menerima masing-masing RT yang diteruskan ke lurah, lalu kemudian diserahkan ke kecamatan selanjutnya dihimpun oleh Bapeda Kota Padang. Data masih di Bappeda, tentu kami validasi di lapangan,” ujar Mahyeldi dalam jumpa pers online bersama wartawan yang diadakan IJTI Sumbar, Sabtu (5/4/2020) malam.

Ia mengungkapkan mendata ulang ke lapangan itu dilakukan agar data yang masuk merupakan warga yang terdampak corona. Sebab, data yang diterima saat ini terdapat lonjakan hingga 100 persen dari basis data terpadu.

“Jadi sekarang kami masih dalam memvalidasi data. Kenapa kami validasi? Karena ada lonjakannya yang cukup tinggi sampai lebih 100 persen dari basis data terpadu, makanya perlu validasi lagi,” katanya.

Mahyeldi menargetkan dua hari ke depan validasi data di lapangan telah selesai dilakukan. Sehingga warga yang betul-betul terdampak segera dapat bantuan.

“Jadi sangat tergantung sekali kepada akurasi data yang diserahkan dari RT ini. Seandainya data yang diserahkan itu tepat, tentu bantuan akan cepat diserahkan. Kami harapkan tentu segera ya, karena dari warga kita sangat membutuhkan,” tuturnya

Untuk stok bantuan, Mahyeldi memastikan pihaknya telah menyediakan. Bahkan, bantuan juga terus mengalir dari pengusaha di Kota Padang. “Saya mendapat informasi dari Dinas Pertanian, yaitu dari pengusaha-pengusaha ternak kita sudah mengibahkan telur ayam ternaknya,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Padang menyiapkan bantuan yang akan dibagikan berupa beras kisaran 9 kilogram per jiwa. Jika dalam satu Kepala Keluarga (KK) itu terdapat sebanyak lima jiwa, maka akan menerima bantuan sebanyak 45 kg beras. (Irwanda/ICA)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre