Pemko Bakal Tata Ulang Pantai Padang, Termasuk Larangan Pasang Tenda Ceper

Berita Padang - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Wali Kota Padang kunjungi objek wisata pakai Motor Gede (Moge).

Ilustrasi - Kawasan Wisata Pantai Padang. (Foto: Dok. InfoPublik)

Berita Padang – berita Sumbar terbaru hari ini: Dinas Pariwisata larang para PKL pasang tenda ceper di Pantai Padang.

Langgam.id – Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pariwisata (Dispar) akan menata ulang kawasan wisata Pantai Padang, teramsuk akan melarang Pedagang Kaki Lima (PKL) menggunakan tenda ceper.

Plt Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Kota Padang, Raju Minropa mengatakan, penataan ulang kawasan wisata Pantai Padang itu bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan terhadap para pengunjung.

Penataan itu, kata Raju, berupa penertiban PKL, pengelolaan parkir dan lainnya.

“Kita juga akan segera layangkan surat pengumuman ke masing-masing PKL, agar menjaga kebersihan di lokasi masing-masing. Termasuk tidak memasang tenda ceper,” ujar Raju dikutip dari InfoPublik, Jumat (14/1/2022).

Lalu, untuk penataan dan pengelolaan parkir, lanjut Raju, setiap petugas atau juru parkir harus memiliki identitas yang jelas, seperti rompi dan pening parkir resmi dari Dinas Perhubungan.

“Kita juga akan memasang baliho soal tarif parkir resmi di Pantai Padang, dan hal yang berkaitan lainnya,” ungkap Raju.

Kemudian, untuk menjaga ketertiban, menurut Raju, akan ada sejumlah perseonel Satpol PP yang di Bawah Operasi Kendali (BKO) dalam pengawasan Pantai Padang.

Selanjutnya, upaya mencegah pungli dan pemalakan, Raju menegaskan akan menyiapkan posko pengamanan terpadu di Lapau Panjang Cimpago (LPC). Sehingga wisatawan bisa segera melapor.

“Di posko ini juga akan disiagakan personel Satpol PP, koramil dan anggota Polsek Padang Barat,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, sepasang kekasih yang tengah duduk santai di Pantai Padang diancam dan diperas oleh dua orang preman. Peristiwa itu terjadi Rabu (5/1/2022) malam. Akibatnya, handphone dan uang tunai Rp500 ribu milik korban raup.

Diketahui, insiden premanisme ini memang sangat kerap terjadi di Pantai Padang. Yang paling sering ditemukan ada adalah tukang parkir liar dan pemerasan dengan modus uang keamanan pemuda.

Baca juga: Premanisme Resahkan Pengunjung Pantai Padang, Pemko Janji Perkuat Pengamanan

Wilayah beraksi para preman ini adalah wilayah yang jauh dari pantauan petugas. Bukan hanya beraksi di tempat sepi saja, mereka juga beraksi di tengah keramaian.

Dapatkan update berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Dinas Perdagangan (Disdag) mengingatkan kepada produsen dan pedagang untuk tidak melakukan penimbunan barang jelang Ramadan dan Lebaran 2025.
Update Harga Sembako Pasar Raya, Bawang Putih Naik, Cabe Stabil
Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi melawat ke luar negeri dalam agenda kunjungan kerja ke Jepang
Gubernur Sumbar Mahyeldi Kunker Luar Negeri ke Jepang
Di Depan Massa Demo, Sekda Tiga Kali Hubungi Wagub Vasko Namun Tak Dijawab
Di Depan Massa Demo, Sekda Tiga Kali Hubungi Wagub Vasko Namun Tak Dijawab
Massa Demo Gubernur Masih Bertahan hingga Malam Ini, Jalan Sudirman Ditutup Sementara
Massa Demo Gubernur Masih Bertahan hingga Malam Ini, Jalan Sudirman Ditutup Sementara
Demo Gubernur Sumbar: Mahasiswa Soroti Tambang Emas Ilegal dan Anggaran Perbaikan Rumah Dinas Pejabat
Demo Gubernur Sumbar: Mahasiswa Soroti Tambang Emas Ilegal dan Anggaran Perbaikan Rumah Dinas Pejabat
Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp. 3.7 miliar untuk jasa tenaga keamanan.
Pemprov Anggarkan Rp399 Juta Beli Sofa Rumah Dinas, Setara 6 Unit Huntap Korban Banjir