Pemkab Tanah Datar Karantina Warga yang Kontak dengan Pasien Positif Corona

Pemkab Tanah Datar Karantina Warga yang Kontak dengan Pasien Positif Corona

Lokasi karantina yang disediakan Pemkab Tanah Datar. (Foto: Humas Pemkab Tanah Datar)

Langgam.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menyediakan Islamic Center yang berlokasi di komplek kantor bupati di Pagaruyung sebagai lokasi karantina Covid-19. Gedung itu disiapkan untuk tempat karantina warga yang sempat berkontak erat dengan dua pasien positif corona.

Demikian disampaikan Sekda Irwandi di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Gedung Nasional Suri Maharajo Dirajo Batusangkar, Senin (4/5/2020).

“Dengan adanya penambahan kasus positif kemaren di Tanah Datar, upaya penting dilakukan adalah tracking terhadap kontak erat. Kemudian melakukan test swab dan karantina mandiri. Pemerintah daerah sudah menyiapkan Islamic Center sebagai lokasi karantina. Ini menjadi kunci memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Irwandi, sebagaimana dirilis Humas Pemkab Tanah Datar.

Jubir Penanganan Covid-19 Tanah Datar Roza Mardiah mengatakan 13 warga memasuki karantina selepas magrib pada hari Senin. Dijelaskannya, ke 13 orang tersebut berasal dari Panyalaian X Koto, Kecamatan Batipuh serta satu orang dari kecamatan Sungayang.

Sebanyak 13 orang tersebut sempat kontak dengan 2 warga positif Corona di Panyalaian dan lanjutannya di kota Padang Panjang. Sedangkan, satu orang asal Sungayang merupakan orang yang pernah kontak erat dengan pasien positif Covid-19 dan telah dimakamkan di Sungayang beberapa waktu lalu.

“Kita telah melakukan pemeriksaan swab kepada 13 orang, dan hari ini juga selepas magrib nanti akan menjalani karantina di Islamic center Pagaruyung,” sebut Roza Mardiah.

Selama dikarantina, Roza menjelaskan jika seluruhnya akan kembali dilakukan pengambilan sampel swab. Hal ini dilakukan, orang yang dikarantina dikategorikan OTG dan mesti dilakukan tes swab sebanyak dua kali.

“Selama dikarantina juga dilakukan observasi, sampai hasil labnya keluar untuk memastikan tetap dikarantina atau boleh untuk dipulangkan,” ungkapnya.

“Mari kita doakan dan beri dukungan, semoga saudara-saudara kita tetap sehat dan sabar menjalani proses ini,” ujarnya.

Sementara Kabid Cipta Karya Dinas PU Lovely Harman menyatakan, Islamic Center sudah siap menampung warga yang akan menjalani karantina Covid-19.

Disebutkan kapasitas Islamic Center disiapkan sebanyak 27 kamar, 15 kamar di lantai 2 dan 12 kamar di lantai 1. Ruang karantina terdiri dari beberapa block, dan masing masing block terdapat beberapa kamar, ada 4,5 dan 7. Setiap kamar akan dihuni satu orang, dengan fasilitas satu tempat tidur, AC, TV, tong sampah, jemuran kain, kursi dan meja. Untuk kamar mandi berjumlah 8 buah dan WC 6 buah. Masing-masing ada satu kamar mandi. (*/SS)

Baca Juga

Polisi saat mendatangi lokasi kejadian tiga remaja di Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, diduga menjadi korban keracunan asap genset. (Dok. Polisi)
7 Fakta Kematian Tragis Dua Pelajar di Tanah Datar, Diduga Keracunan Asap Genset Saat Mati Listrik Massal
Ilustrasi jenazah. (Dok. Langgam.id)
Petaka Asap Genset di Tanah Datar Saat Mati Listrik Massal, Dua Pelajar Meninggal Beda Sekolah
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Petugas BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Tanah Datar, pada Selasa malam. DOK BPBD
Bupati Tanah Datar: 5 Rumah Hanyut hingga 100 Ha Sawah Terdampak Banjir
Banjir dan Longsor di Lintau Buo Tanah Datar, Rumah hingga Lahan Pertanian Warga Terdampak
Banjir dan Longsor di Lintau Buo Tanah Datar, Rumah hingga Lahan Pertanian Warga Terdampak
Berita Pessel - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Seorang tukang ojek ditangkap diduga melakukan pencabulan anak di bawah umur
Paman di Tanah Datar Cabuli dan Perkosa Keponakan: Tangan Diikat, Mulut Dibekap