Langgam.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya telah menuntaskan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi aparatur menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Total anggaran yang disalurkan mencapai Rp29,45 miliar.
Pembayaran tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Dharmasraya terkait percepatan pencairan THR dan TPP bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta THR bagi PPPK Paruh Waktu.
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Dharmasraya, Marten Yunus, mengatakan seluruh pembayaran telah diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak-hak aparatur.
“Seluruh pembayaran telah kita tuntaskan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak-hak aparatur,” ujar Marten di Pulau Punjung, Rabu (18/3/2026).
Ia menjelaskan, dari total Rp29.453.030.183 yang telah dibayarkan, THR Pegawai Negeri Sipil (PNS) mencapai Rp15.279.220.588. Sementara itu, THR Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebesar Rp7.682.916.952 dan THR PPPK Paruh Waktu sebesar Rp1.623.900.000.
Selain pembayaran THR, Pemkab Dharmasraya juga menyalurkan THR Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) PNS sebesar Rp4.732.936.343. Kemudian THR Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah sebesar Rp11.765.950 serta THR anggota DPRD sebesar Rp122.290.350.
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengatakan pembayaran THR dan TPP yang dilakukan tepat waktu merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan aparatur sekaligus mendukung perputaran ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Kami ingin memastikan hak-hak aparatur terpenuhi tepat waktu. Ini bukan hanya soal kewajiban pemerintah, tetapi juga bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Annisa.
Menurutnya, penyaluran THR dan TPP akan berdampak positif terhadap daya beli masyarakat dan aktivitas ekonomi lokal selama momentum Lebaran.
Pemkab Dharmasraya berharap dana yang telah disalurkan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima sekaligus memberikan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi daerah menjelang Hari Raya Idulfitri.






