Langgam.id – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berencana menjadikan Car Free Day (CFD) sebagai agenda rutin setelah pelaksanaan perdananya mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Ribuan warga memadati kawasan Jalan Lintas Sumatera KM 1–2 Pulau Punjung pada Minggu (19/4/2026) pagi untuk mengikuti berbagai aktivitas olahraga, hiburan, dan bazar UMKM.
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengatakan tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikasi bahwa keberadaan ruang publik bebas kendaraan memang dibutuhkan. Menurutnya, Car Free Day tidak hanya mendorong masyarakat menjalani pola hidup sehat, tetapi juga menggerakkan perekonomian melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Masyarakat memang butuh ruang terbuka dengan udara yang bersih. Hari ini kita lihat sendiri, untuk beberapa jam kendaraan kita rehat sejenak, dan masyarakat bisa menikmati suasana yang lebih sehat, lebih segar, dan penuh kebersamaan. Salah satu yang penting juga adalah bergeraknya ekonomi masyarakat karena keterlibatan UMKM,” kata Annisa.
Ia menilai keberhasilan pelaksanaan perdana menjadi modal bagi pemerintah daerah untuk menjadikan Car Free Day sebagai kegiatan rutin yang dapat dinikmati masyarakat setiap pekan.
Selama kegiatan berlangsung, warga memanfaatkan ruas jalan yang ditutup sementara dari lalu lintas kendaraan untuk berjalan santai, berlari, bersepeda, hingga mengikuti senam massal. Di sisi lain, bazar UMKM dan panggung hiburan juga dipadati pengunjung hingga kegiatan berakhir pukul 10.00 WIB.
Pelaksanaan Car Free Day turut dihadiri Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni, Wakil Ketua DPRD Sujito, Penjabat Sekretaris Daerah Jasman Dt Bandaro Bendang, Wakapolres Dharmasraya Kompol M. Rizky Cholid, serta Kepala Cabang Bank Nagari Pulau Punjung Rusdi. Mereka berbaur bersama masyarakat mengikuti berbagai rangkaian kegiatan.
Salah seorang warga, Rina (34), mengaku senang dengan hadirnya Car Free Day di Pulau Punjung. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang yang aman bagi anak-anak untuk bermain dan berolahraga.
“Biasanya susah mencari tempat untuk anak bermain di luar. Hari ini anak saya bisa bebas bersepeda karena jalannya bebas dari kendaraan,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat pada pelaksanaan perdana tersebut menjadi dorongan bagi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya untuk menjadikan Car Free Day sebagai agenda rutin. Selain menyediakan ruang publik yang sehat, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat interaksi sosial masyarakat sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi pelaku UMKM lokal.






