Pemerintah Akan Izinkan Konser dan Pesta Nikah, Ini Tanggapan Mahyeldi

Mahyeldi Mutasi Pejabat Sumbar

Gubernur Sumbar Mahyeldi. [dok. Pemprov Sumbar]

Langgam.id – Pemerintah pusat berencana memberikan izin untuk melonggarkan sejumlah aturan pengetatan selama masa pandemi Covid-19. Di antara peloggaran itu yakni mulai memberikan izin untuk pelaksanaan acara berskala besar seperti resepsi pernikahan dan konser musik.

Menanggapi rencana itu, Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi mengatakan soal izin acara berskala besar seperti konser dan pesta nikah itu diserahkan kepada masing-masing kabupaten kota. Soal aturan teknisnya. dia menunggu arahan dari pemerintah pusat.

“Soal izin acara di masa Covid-19 kan masing-masing daerah, kalau memang diizinkan nanti tentu ada persyaratannya, kalau daerah sudah memenuhi persyaratannya tentu diizinkan,” katanya di Kantor DPRD Sumbar, Kamis (30/9/2021).

Baca juga: Satgas Covid-19: Kebijakan Konser Musik Diserahkan ke Masing-masing Pemda

Menurut Mahyeldi aturan bisa dilaksanakan sesuai petunjuk dan pedoman dari pemerintah pusat. Masing-masing pemerintah daerah bisa memberikan izin sesuai petunjuk itu nantinya.

“Kalau daerah sudah memenuhi persyaratan itu tentu bisa dilaksanakan, jadi kabupaten kota yang menentukan karena itu kewenangan mereka,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui pemerintah pusat berencana memberikan izin untuk pelaksanaan acara berskala besar. Izin acara seperti konser musik akan dilihat berdasarkan level wilayah PPKM.

Izin penyelenggaraan bisa dilakukan pada wilayah PPKM level 2 dan 3. Pemerintah membuka kegiatan tersebut untuk membantu pemulihan ekonomi.

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak