Pemda Agam Ajak Radio Antar Penduduk Berkolaborasi

Pemda Agam Ajak Radio Antar Penduduk Berkolaborasi

Wabup Irwan Fikri di posko baru RAPI Agam, Minggu (12/12/2021). (Foto: amcnews)

Langgam.id – Pemerintah Kabupaten Agam mengajak Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) berkolaborasi dalam membantu menyukseskan program pemerintah ke depannya.

“Sudah saatnya kita berkolaborasi. Kami berharap RAPI dapat memainkan perannya pembantu menyukseskan program pemerintah,” kata Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri Dt Parpatiah saat meresmikan Posko RAPI Agam, di Lubuk Basung, Minggu (12/12).

Menurutnya, RAPI dapat membantu memberikan informasi pada masyarakat seputaran program pemerintah yang dijalankan dalam membangun Kabupaten Agam. Sebab, katanya seperti dilansir media center Agam, kiprah RAPI tidak diragukan lagi dalam memberikan informasi kepada masyarakat terutama saat terjadi bencana.

Ketika gempa di Sumatera Barat 2009 lalu, mengakibatkan sarana informasi tidak berfungsi, RAPI hadir sehingga masyarakat mendapatkan informasi. RAPI menurutnya terbukti dibutuhkan masyarakat untuk mendapatkan berbagai macam informasi dalam kondisi apapun.

Irwan Fikri mendorong RAPI terus berkembang khususnya di Agam. Tentu, katanya, silaturahmi antar anggota harus diperkuat agar organisasi ini semakin sukses.

“Sukses atau gagalnya sebuah organisasi juga diukur sejauh mana berikan manfaat pada anggota dan masyarakat secara luas,” tuturnya.

Ketua RAPI Agam, Sita Tusti mengatakan, pembentukan posko itu mengingat wilayah Kabupaten Agam cukup luas, sehingga pihaknya berinisiatif bentuk posko di Lubuk Basung. Posko baru tersebut, posko ketiga setelah di Lawang Matur dan Sekretariat RAPI Agam berada di Koto Hilalang, Nagari Lambah Kecamatan Ampek Angkek.

RAPI, katanya, sarana pemberi informasi pada masyarakat yang beraktivitas dibidang sosial, bahkan pihaknya menyatakan siap untuk membantu Pemkab Agam dalam kegiatan yang dilaksanakan.

“Pada 1999 kita sudah bekerjasama dengan BPBD Agam untuk memberikan informasi kebencanaan pada masyarakat. Kini beberapa rekan kita juga ikut turun membantu saudara terkena dampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang,” terangnya. (*/debi virnando)

Tag:

Baca Juga

Luas lahan perkebunan kelapa sawit di Sumatra Barat (Sumbar) berdasarkan data Badan Pusat Statistik 2022 mencapai 251.591,14 hektare (Ha).
PAP Sektor Perkebunan Nunggak Rp114 Miliar, Paling Banyak di Pasbar, Dharmasraya dan Pessel
Kebakaran Bukit Solok Bio-Bio Harau Berhasil Dipadamkan, 18 Ribu Ayam Sempat Terancam
Kebakaran Bukit Solok Bio-Bio Harau Berhasil Dipadamkan, 18 Ribu Ayam Sempat Terancam
Akui Daerah Sumbar Berkabut, DLH Sebut Titik Panas Justru Banyak di Provinsi Tetangga
Akui Daerah Sumbar Berkabut, DLH Sebut Titik Panas Justru Banyak di Provinsi Tetangga
Polda Sumbar Tegaskan Pelaku Penyalahgunaan Biosolar Subsidi Terancam 5 Tahun Penjara
Polda Sumbar Tegaskan Pelaku Penyalahgunaan Biosolar Subsidi Terancam 5 Tahun Penjara
Peringati Kelahiran Bung Hatta, Mahyeldi: Integritasnya Harus Jadi Teladan Generasi Muda
Peringati Kelahiran Bung Hatta, Mahyeldi: Integritasnya Harus Jadi Teladan Generasi Muda
Mahasiswa KKN UNAND Edukasi Pelajar di Padang Sibusuk soal Etika Media Sosial
Mahasiswa KKN UNAND Edukasi Pelajar di Padang Sibusuk soal Etika Media Sosial