Pelaku Tawuran di Kota Padang akan Dikirim ke Batalyon Infanteri 133 Yudha Sakti

Aksi tawuran remaja di Padang yang dibubarkan polisi

Aksi tawuran remaja di Padang yang dibubarkan polisi. (ist)

Langgam.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bekerjasama dengan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang akan terus meningkatkan pengawasan terhadap aksi kenakalan remaja, seperti balap liar dan tawuran yang kian marak di daerah itu setiap malam minggu.

Kanit Bina Masyarakat (Binmas) Polresta Padang, Iptu Idris menyebutkan, bahwa Polresta Padang telah menginstruksikan jajaran kapolsek agar selalu aktif melakukan pengawasan di masing masing kecamatan, oleh karena itu tentu akan bekerja sama dengan Satpol PP Padang.

“Kita akan selalu aktif untuk mengawasi kenakalan remaja di Kota Padang,” ujarnya melalui rilis yang diterima Langgam.id, Kamis (5/3/2020).

Selain itu, katanya, dalam rangka mengantisipasi kenakalan remaja serta menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, pihak kepolisian dan Satpol PP Kota Padang akan ambil langkah pencegahan dengan patroli rutin.

Ia menilai, terkait kenakalan remaja di Kota Padang, selain mengganggu ketertiban umum, juga dapat merusak masa depan mereka.

Sementara itu, Kabid Tibum Satpol PP Kota Padang, Edrian Edward menyebutkan, pihaknya dan kepolisian sudah sepakat untuk melakukan koordinasi dalam pengawasan patroli wilayah terkait aksi tawuran.

“Kita sepakat untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam kegiatan pengawasan patroli wilayah terkait aksi tawuran atau pun kenakalan remaja lainnya, Kedepan jika ada mereka yang terjaring akan dibina di Batalyon infanteri 133 Yudha Sakti, melalui Dinas Sosial,” ujarnya.

Lalu, upaya untuk mengoptimalkan pengawasan, kedua lembaga itu juga sepakat untuk selalu berkoordinasi terutama dengan kapolsek di masing-masing kecamatan.

“Diharapkan dengan koordinasi dan komunikasi, aksi kenakalan remaja lebih bisa ditekan,” ungkap Edrian.

Ia berharap, orang tua juga harus mengambil peran dalam mengantisipasi kenakalan remaja tersebut. “Peran masyarakat dan orang tua juga sangat diperlukan. Dengan kerjasama dari semua pihak, ketertiban dan ketentraman masyarakat tentunya lebih mudah diwujudkan,” katanya. (*/ZE)

Baca Juga

Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Penjelasan Pakar Pendidikan Agar Penerapan PJJ Tidak Sebatas Formalitas
Asap menyelimuti Kota Padang, Jumat (4/9/2026).
Sumbar Minim Titik Api, BMKG Sebut Kepulan Asap Datang dari Luar Sumbar
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang Kota Padang, Tata Ruang Lumin Park Dinilai Bermasalah
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Empat Kali Dilanda Banjir, Warga Lapau Munggu Desak Pemda Keruk Sungai yang Kian Dangkal
Warga Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang melihat kondisi rumah pascabanjir. Foto: Fajar/Langgam
Pemko Padang akan Relokasi Rumah di Kawasan Rawan, Warga Korban Banjir Enggan Pindah