Pelaku Penipuan Modus Satgas Covid-19 di Padang Ditangkap Polisi

Langgam.id – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang menangkap pelaku penipuan diduga mengandalkan ilmu hipnotis dengan berpura-pura menjadi Tim Satgas Covid-19. Terdapat dua orang pelaku, di antaranya seorang perempuan dan laki-laki berenama Dian Anggraini (42) dan Jefrinaldi (46).

“Pelaku menyamar sebagai Tim Satgas Civid-19. Penangkapan berdasarkan laporan masyarakat, pada saat itu korban juga telah diwawancarai khusus oleh televisi,” kata Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir saat jumpa pers bersama wartawan, Kamis (26/11/2020).

Terkahir kejadian penipuan ini dilakukan pelaku 9 November 2020 di Jalan Enggang 1 RT 5 RW 11, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Seorang korban bernama Erlinda Wismai terperdaya dari aksi pelaku, sehingga kehilangan dua gelang emas seberat 50 gram.

“Korban saat itu tidak curiga, pelaku mengaku sebagai petugas Tim Satgas Covid-19. Oleh korban pintu rumah dibuka, pelaku masuk menjelaskan bahwa dia bekerja di dinas kesehatan, yang masuk pelaku perempuan,” ujarnya.

Saat beraksi, kata Imran, pelaku menyampaikan kepada korban bahwa terpilih menjadi percontohan untuk peliputan karena bisa bebas covid-19. Bahkan saat itu korban juga diminta mengenakan baju kebaya untuk difoto.

“Kemudian pelaku meminta membersihkan diri. Pelaku menggunakan odol untuk dilumuri ke tangan korban, sehingga bekas di tangan yang diberikan odol susah dibersihkan. Korban percaya aja, merasa sudah terpengaruh ucapan pelaku,” jelasnya.

Pada saat inilah korban mulai beraksi. Syarat membersihkan diri, perhiasan yang ada di tangan harus dilepas. Korban kemudian meletakkan perhiasannya di meja.

“Saat korban pergi ke kamar mandi karena tangannya sudah dilumuri odol. Pakai odol ini karena membersihkannya memakan waktu. Inilah rentan waktu pelaku beraksi, langsung mengambil perhiasan korban dan kabur,” tuturnya.

Selain menangkap pelaku, pihak kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya satu unit minibus Honda Jazz warna hitam dan sepeda motor yang dibeli dari hasil kejahatan pelaku.

Selanjutnya, uang tunai Rp1 juta, televisi merk sharp 50 inchi. Bahkan juga ada satu jimat berupaya serpihan emas, botol kecil, rambut hingga tulisan kertas. (Irwanda)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre