Pasien Corona Meninggal di Sumbar Bertambah 1 Orang, Total 33 Orang

Zona Oranye Sumbar | Peta Corona di Sumbar

Ilustrasi corona di Sumbar (Ilustrasi dan Peta: Syafii/Langgam.id)

Langgam.id- Seorang pasien positif corona di Sumatra Barat dilaporkan meninggal dunia. Pasien tersebut berasal dari Kota Padang.

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di Sumbar Bertambah 9 Orang, Ada Tenaga Kesehatan dan Guru

“Pasien meninggal bertambah 1 orang,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal Minggu (19/07/2020).

Jasman mengatakan, pasien yang meninggal dunia itu berusia 53 tahun. Almarhum tercatat warga Kubu Marapalam, Kota Padang.

Baca juga: Presiden Jokowi Puji Penanganan Covid-19 di Sumbar

Kata dia, pasien diduga terpapar dari riwayat pengobatan di rumah sakit. Pasien dirawat di RSUP M Djamil Padang.

“Jumlah pasien yang meninggal dunia di Sumbar menjadi 33 orang atau 4 persen dari jumlah kasus positif,” ujarnya.

Sebanyak 33 pasien  corona yang meninggal dunia tersebut tersebar di 6 kabupaten dan kota. Pasien meninggal terbanyak berada di Kota Padang dengan 25 orang.

Sebelumnya, Pemprov Sumbar merilis jumlah kasus positif corona di Sumbar menjadi 826 hingga Minggu (19/07/2020).

Kata Jasman, dari 826 kasus tersebut, 700 di antaranya dinyatakan sembuh.

“Yang masih dirawat di rumah sakit 44 orang, isolasi mandiri 35 orang dan isolasi di BPSDM 14 orang,” ujarnya. (*/SRP)

Baca Juga

Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Djangan sekali-kali meninggalkan sedjarah! Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sedjarahnya sendiri. Dari sedjarah
Gala Adat dan Pertaruhan Marwah
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar
Anggota KPID Sumbar Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Gubernur: Penjaga Etika Publik
Anggota KPID Sumbar Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Gubernur: Penjaga Etika Publik