Pasien Corona di Padang Sembuh Setelah Dirawat 67 Hari di SPH, Begini Pengobatannya

Dokter Pengambil Swab | Farhaan Abdullah

Direktur Semen Padang Hospital Farhaan Abdullah bersama BA pasien corona yang sembuh setelah dirawat 67 hari di SPH. (Sumber SPH)

Langgam.id- Seorang pasien positif corona di Kota Padang, Sumatra Barat dinyatakan sembuh setelah 67 hari dirawat di Semen Padang Hospital (SPH)

Pasien berinisial BA itu diketahui seorang tenaga kesehatan. Dia telah menjalani 15 kali swab untuk tes PCR.

Baca juga: Bertambah 3, Warga Sumbar yang Sembuh dari Corona Jadi 336 Orang

Direktur Semen Padang Hospital Farhaan Abdullah mengatakan, dari 15 swab yang dijalani pasien itu, 13 di antaranya positif. Hasil swab ke 14 dan 15 baru dinyatakan negatif.

“Pasien hanya gejala ringan di awal-awal. Tapi positif dan dirawat selama 67 hari,” ujarnya kepada langgam.id Sabtu (06/06/2020).

Farhan mengatakan, diduga ada virus yang terperangkap di nasofaring. Kemudian virus yang mati masih ada di tubuh, sehingga saat diperiksa dengan PCR masih ditemukan terdeteksi.

Adapun langkah pengobatannya, kata dia, melakukan irigasi nasofaring dengan betadine dicampur Natrium khlorida (NaCl) 0,9 persen. Dilanjutkan dengan cuci hidung dengan NaCl 0,9 persen, dengan harapan virus yang terperangkap di nasofaring bisa dibersihkan.

“Ditambah dengan obat homeopati selama 2 minggu. Obat ini bantuan dari Dirut PT Semen Padang,” ujarnya.

Baca juga: Idul Fitri dan Kerinduan, Cerita Paramedis dari Ruang Perawatan Pasien Covid-19 SPH

Farhan mengatakan obat homeopati yang diberikan kepada pasien 3 kali sehari. Diletakkan di bawah lidah.

“Alhamdulillah, pasien sembuh dengan 2 kali tes swab dinyatakan negatif,” ujarnya. (SRP)

Baca Juga

Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Penjelasan Pakar Pendidikan Agar Penerapan PJJ Tidak Sebatas Formalitas
Asap menyelimuti Kota Padang, Jumat (4/9/2026).
Sumbar Minim Titik Api, BMKG Sebut Kepulan Asap Datang dari Luar Sumbar
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang Kota Padang, Tata Ruang Lumin Park Dinilai Bermasalah
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Empat Kali Dilanda Banjir, Warga Lapau Munggu Desak Pemda Keruk Sungai yang Kian Dangkal
Warga Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang melihat kondisi rumah pascabanjir. Foto: Fajar/Langgam
Pemko Padang akan Relokasi Rumah di Kawasan Rawan, Warga Korban Banjir Enggan Pindah