Langgam.id – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumatera Barat (Sumbar) mulai mempersiapkan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). PASI Sumbar menargetkan lebih banyak atlet lolos kualifikasi sekaligus mempertahankan tradisi medali emas di ajang olahraga nasional tersebut.
Ketua Dewan Pembina PASI Sumbar sekaligus Komisi Pembinaan Daerah PB PASI, Budi Syukur, mengatakan persiapan menuju PON harus dimulai sejak dini. Porprov XVI Sumbar 2026 menjadi salah satu momentum untuk memantau kemampuan atlet sekaligus memetakan potensi yang bisa dikembangkan.
Hal itu disampaikannya saat memantau cabang olahraga atletik Porprov XVI Sumbar 2026 di lintasan atletik Universitas Negeri Padang (UNP), Jumat (9/10/2026).
Menurut Budi, persaingan dalam Porprov menjadi kesempatan bagi atlet dari kabupaten dan kota untuk menunjukkan kemampuan setelah menjalani latihan dan pembinaan di daerah masing-masing.
“Alhamdulillah, Porprov Sumbar akhirnya terlaksana setelah delapan tahun. Atlet sudah lama merindukan momen ini,” ujarnya.
Mantan Ketua Umum PASI Sumbar selama empat periode itu mengatakan, pembinaan atletik tetap berjalan meskipun Porprov tidak digelar. Salah satunya melalui Kejuaraan Daerah (Kejurda) atletik yang dilaksanakan setiap tahun untuk menjaga kesinambungan kompetisi dan perkembangan prestasi atlet.
Ia menilai, Porprov dan Kejurda memiliki peran penting dalam mempersiapkan atlet menghadapi persaingan yang lebih tinggi. Melalui kedua ajang tersebut, kemampuan atlet dapat dipantau sebagai dasar menentukan langkah pembinaan selanjutnya.
Kejar Kualifikasi PON 2028
Budi mengatakan, salah satu fokus PASI Sumbar saat ini adalah memperbesar peluang atlet untuk lolos ke PON 2028. Untuk itu, atlet perlu dipersiapkan agar mampu memenuhi standar kualifikasi dan bersaing dalam kejuaraan resmi.
Sejumlah ajang, seperti Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas), menjadi bagian dari rangkaian kompetisi yang perlu diperhitungkan dalam persiapan menuju PON, sesuai ketentuan kualifikasi yang berlaku.
Karena itu, hasil Porprov tidak hanya menjadi ajang perebutan medali tingkat provinsi, tetapi juga menjadi bahan evaluasi untuk menentukan atlet potensial yang dapat dipersiapkan menghadapi kompetisi nasional.
PASI Sumbar menargetkan lebih banyak atlet atletik daerah yang berhasil mendapatkan tiket ke PON 2028. Target tersebut membutuhkan pembinaan berkelanjutan serta kesempatan bertanding yang dapat membantu atlet meningkatkan kemampuan dan memenuhi persyaratan kualifikasi.
Modal Dua Emas PON Papua
Sumbar memiliki modal prestasi untuk menghadapi PON mendatang. Pada PON Papua 2021, cabang olahraga atletik berhasil menyumbangkan dua medali emas bagi kontingen Sumbar.
Capaian tersebut menjadi motivasi bagi PASI Sumbar untuk kembali menyiapkan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Namun, mempertahankan prestasi tersebut membutuhkan persiapan matang, mulai dari pemetaan atlet potensial, peningkatan kualitas latihan, hingga keikutsertaan dalam kompetisi yang mendukung pencapaian kualifikasi.
Melalui Porprov XVI Sumbar 2026, PASI Sumbar berharap dapat mengidentifikasi atlet yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Mereka selanjutnya diharapkan menjalani pembinaan berkelanjutan agar mampu bersaing memperebutkan tiket PON 2028.
Dengan persiapan sejak dini, PASI Sumbar menargetkan lebih banyak atlet tampil di PON 2028 sekaligus menjaga peluang untuk kembali menyumbangkan medali emas bagi Sumatera Barat. (HER)





