Langgam.id – Dinas Kehutanan (Dishut) Sumatra Barat (Sumbar) imbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di kawasan hutan menyusul temuan lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya yang ditanami bibit kelapa sawit.
Kepala Dinas Kehutanan Sumbar, Ferdinal Asmin mengatakan pihaknya telah mengingatkan kelompok tani hutan dan kelompok perhutanan sosial agar menghindari aktivitas pembakaran.
“Kami terus mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas membakar, apalagi berkaitan dengan kawasan hutan,” kata Ferdinal saat dikonfirmasi Langgam.id, Senin (19/10/2026).
Ia mengatakan, Dishut Sumbar juga telah memberikan bimbingan teknis kepada pemerintah nagari dan kelompok masyarakat peduli api untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi karhutla.
“Selain itu, masyarakat di tingkat nagari diingatkan agar bijak dalam mengelola lahan dan menghindari praktik pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Terkait temuan lokasi karhutla di Kecamatan Timpeh yang ditanami bibit sawit, Ferdinal mengatakan pihaknya sedang mengumpulkan bahan keterangan untuk menindaklanjuti temuan tersebut.
Temuan itu berasal dari Satuan Tugas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Dalkarhutla) Kabupaten Dharmasraya yang di dalamnya turut melibatkan UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Dharmasraya dari Dishut Sumbar.
“Saat ini kami sedang mengumpulkan bahan keterangan dan berkoordinasi dengan Polres setempat,” ujarnya.
Menurut Ferdinal, hasil pengumpulan bahan keterangan tersebut akan membantu kepolisian dalam melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Ini akan kita kumpulkan bahan keterangan agar bisa membantu Polres dalam penyelidikan selanjutnya. Hasil dari temuan ini harus ditindaklanjuti bersama dengan Polres,” katanya.
Dishut Sumbar belum menyampaikan kesimpulan mengenai status kawasan lokasi tersebut maupun pihak yang bertanggung jawab atas penanaman bibit sawit.
“Pengumpulan bahan keterangan dan koordinasi dengan kepolisian masih berlangsung,” ungkapnya. (HER)






