Partai Gerindra Sumbar Dirikan Posko dan Dapur Umum untuk Korban Bencana Banjir Bandang di Agam dan Tanah Datar

Partai Gerindra Sumbar Dirikan Posko dan Dapur Umum untuk Korban Bencana Banjir Bandang di Agam dan Tanah Datar

Anggota DPR RI Andre Rosiade. (Foto: Dok. Tim AR)

Infolanggam- Partai Gerakan Indonesia mendirikan posko-posko dan dapur umum untuk membantu korban terdampak bencana banjir lahar dingin dan longsor di Kabupaten Agam dan Tanah Datar.

Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar Andre Rosiade menyampaikan rasa dukanya terhadap korban yang jatuh, akibat bencana alam yang terjadi pada Sabtu dan Minggu (11-12/5/2023).

“Duka ini adalah duka semua masyarakat Sumbar dan Indonesia,” ujarnya.

Andre mengatakan, dapur umum bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dan korban terdampak banjir bandang lahar dingin Gunung Marapi serta tanah longsor.

“Insya Allah, kami berupaya semaksimal mungkin sesuai kemampuan kami menyiapkan makanan, yang bisa meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah,” katanya.

“Saya berharap, mudah-mudahan Allah SWT membantu kita semua meringankan beban kita semua, sehingga kita semua kuat menghadapi cobaan ini,” sambung Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra tersebut.

Baca Juga

Sumber Banjir Bandang dari Batang Aia Muaro Pisang Diduga Berada di Kelok 28
Sumber Banjir Bandang dari Batang Aia Muaro Pisang Diduga Berada di Kelok 28
Bakti SPI Hadir di Tengah Galodo Sumbar: Dari Solidaritas Kemanusiaan hingga Perjuangan Kedaulatan Petani
Bakti SPI Hadir di Tengah Galodo Sumbar: Dari Solidaritas Kemanusiaan hingga Perjuangan Kedaulatan Petani
FATETA UNAND Bergerak, Pulihkan UMKM dan Warga Terdampak Banjir Bandang di Pauh
FATETA UNAND Bergerak, Pulihkan UMKM dan Warga Terdampak Banjir Bandang di Pauh
Warga Bantu Warga Nyata Adanya
Warga Bantu Warga Nyata Adanya
Banjir di Sumatera: Soal Air, Hutan, dan Negara
Banjir di Sumatera: Soal Air, Hutan, dan Negara
Wawancara Eksklusif dengan Bupati Agam: Nyatakan Status Darurat, Anggaran Penanganan Sudah tak Ada
Wawancara Eksklusif dengan Bupati Agam: Nyatakan Status Darurat, Anggaran Penanganan Sudah tak Ada