Panitia Perpanjang Pendaftaran Lomba Menulis Feature Festival Maek

LanggamInfo - Pendaftaran lomba menulis feature Festival Maek, diperpanjang hingga 10 Juli 2024. Perpanjangan ini, kata Direktur Progam Roby Satria, untuk memberi waktu lebih bagi teman-teman penulis untuk mempersiapkan naskahnya.

Perlombaan dengan tema Tak Terlupakan, Belum Terpecahkan: Membongkar Rahasia Peradaban Kuno Maek,”  ini bertujuan untuk mendorong penelitian dan penulisan kreatif tentang peradaban kuno Maek.

Melalui tulisan feature, peserta diharapkan dapat menggali lebih dalam tentang sejarah, budaya, teknologi, dan misteri yang melingkupi peradaban Maek.

Direktur progam Festival Maek Roby Satria menambahkan perlombaan juga diadakan untuk mengajak para penulis untuk turut memperkenalkan Maek kepada publik dalam cara populer.

“Karya tulis kreatif tentang Maek, yang dikemas secara populer, bisa kita bilang belum banyak. Di sisi lain, penelitian-penelitian akademik peredarannya juga lebih terbatas di lingkungan akademis, gaya penulisannya pun tentu berbeda, belum tentu bisa dinikmati khalayak ramai,” jelasnya.

Hal tersebut menurut Roby membuat penyebaran pengetahuan tentang Maek menjadi terbatas.

“Ditambah lagi penelitian-penelitan akademik juga masih kurang rasanya. Misalnya kita belum bisa memastikan umur peradaban tersebut. Saat ini kita juga masih menunggu hasil karbon dating terhadap sampel kerangka yang dieskavasi pada 1986 lalu,” tambah penggiat budaya Kemdikbudristek tersebut.

Namun kurangnya hasil penelitian tentang Maek, di satu sisi merupakan hal menarik. “Maek jadi penuh misteri. Nah, sifatnya yang misterius ini yang salah satunya bisa direspon secara kreatif olah teman-teman penulis,” katanya lagi.

“Selain itu bahan-bahan terkait Maek, meski jumlahnya terbatas, juga ada di internet. Teman-teman penulis  juga bisa menggunakannya untuk bahan tulisan,” tutupnya. (*/Fs)

Untuk informasi lebih lengkap tentang lomba, bisa dibaca di bawah:

Term of Reference (TOR)

Lomba Tulisan Feature Festival Maek

Latar Belakang:

Maek telah menjadi subjek penelitian dan spekulasi selama berabad-abad. Kekayaan budaya, kearifan lokal, dan kemajuan teknologi yang mereka miliki telah memukau dan menantang para ahli sejarah dan arkeolog. Namun, keberadaan mereka masih dikelilingi oleh misteri yang belum terpecahkan.

Tujuan Lomba:

Lomba ini bertujuan untuk mendorong penelitian dan penulisan kreatif tentang peradaban kuno Maek. Melalui tulisan feature, peserta diharapkan dapat menggali lebih dalam tentang sejarah, budaya, teknologi, dan misteri yang melingkupi peradaban ini.

Tema:

"Tak Terlupakan, Belum Terpecahkan: Membongkar Rahasia Peradaban Kuno Maek"

Syarat dan Ketentuan:

Syarat dan Ketentuan:

  1. Lomba terbuka untuk jurnalis dan penulis lepas (minimal berusia 21 tahun)
  2. Lomba tidak dipungut biaya.
  3. Karya ditulis dalam bahasa Indonesia dengan panjang karya minimal 1.500 kata, Time New Roman, ukuran font 12, spasi 1,5.
  4. Karya yang diikutsertakan terlebih dahulu harus diterbitkan pada salah satu media daring dan cetak (bukan blog, atau platform menulis personal).
  5. Karya yang diunggah merupakan hasil tulisan sendiri, tidak dibuat menggunakan AI, tidak sedang diikutsertakan dalam perlombaan lain, tidak pernah dipublikasikan di media/platfom manapun baik sebagaian atau keseluruhan, tidak mengandung pronografi, tidak mendukung kebencian dan pelecehan berbasis SARA maupun gender.
  6. Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu judul karya.
  7. Peserta membuat Surat Penyartaan Originalitas Karya yang ditandatangani diatas materai dan diunggah saat pendaftaran karya.
  8. Daftar dan unggah karya dalam format .pdf pada link di sini.
  9. Peserta yang terbukti melakukan plagiarisme akan langsung didiksualifikasi.
  10. Peserta bertanggung jawab sepenuhnya atas karya yang dikirimkan dan membebaskan pihak penyelenggara dari tuntutan atau perkara hukum yang mungkin timbul atasnya.
  11. Hak cipta atas tulisan tetap milik peserta, namun dengan mengirimkan tulisan, peserta memberikan izin kepada panitia lomba untuk menggunakan dan mempublikasikan tulisan tersebut untuk keperluan promosi festival.
  12. Keputusan dewan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  13. Narahubung Elfiana Lathifa Rahma (082389964129)

Hadiah:

- Juara Pertama             : Rp 6.000.000,-

- Juara Kedua               : Rp 5.000.000,-

- Juara Ketiga               : Rp 4.000.000,-

- 3 Juara Harapan              : @ Rp 2.000.000,-

Hadiah:

- Juara Pertama             : Rp 6.000.000,-

- Juara Kedua               : Rp 5.000.000,-

- Juara Ketiga               : Rp 4.000.000,-

- 3 Juara Harapan              : @ Rp 2.000.000,-

Dewan Juri:

  • Fachrul Rasjid (Wartawan Senior)
  • Yusrizal KW (Redaktur Sastra dan Budaya Padang Ekspres 2005-2020
  • Fatris MF (Penulis buku The Banda Journal)
  • S Metron Masdison (Curator in-house)

Penilaian:

Penilaian akan dilakukan berdasarkan:

- Kreativitas dan orisinalitas ide.

- Kualitas penulisan dan struktur naratif.

- Kedalaman dan ketepatan informasi.

- Kemampuan peserta dalam mengaitkan berbagai aspek peradaban Maek dengan tema

Follow @maekfestival untuk informasi lainnya.

Baca Juga

Festival Maek Resmi Dibuka, Supardi: Maek Bakal jadi Pariwisata Khusus
Festival Maek Resmi Dibuka, Supardi: Maek Bakal jadi Pariwisata Khusus
Festival Maek Mengungkap Misteri Peradaban Dunia
Festival Maek Mengungkap Misteri Peradaban Dunia
Anak Nagari Gotong Royong Persiapkan Festival Maek
Anak Nagari Gotong Royong Persiapkan Festival Maek
Ketua DPRD Supardi Buka Diskusi dan Pameran Pra Festival Maek
Ketua DPRD Supardi Buka Diskusi dan Pameran Pra Festival Maek
Pameran dan Diskusi Arkeologi dalam Membentangkan Maek
Pameran dan Diskusi Arkeologi dalam Membentangkan Maek
Setelah Hampir 40 Tahun, Peneliti Bakal Diskusikan Temuan Terbaru Peradaban Kuno Maek
Setelah Hampir 40 Tahun, Peneliti Bakal Diskusikan Temuan Terbaru Peradaban Kuno Maek