Langgam.id — Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyiapkan konsep baru untuk kawasan Padang Theater di Pasar Raya Padang dengan menjadikannya sebagai pusat kuliner.
Dalam penataan tersebut, Pemko Padang menyiapkan 17 ruko untuk pedagang kuliner dan 14 titik kios bagi pedagang buah.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Fizlan Setiawan mengatakan, penataan kawasan Padang Theater akan diawali dengan pemindahan pedagang yang saat ini masih menempati area depan bangunan.
“Pedagang di sana nantinya diarahkan ke area lantai atas yang telah disiapkan, sebagai bagian dari konsep baru Padang Theater sebagai pusat kuliner,” kata Fizlan kepada Langgam.id, Rabu (16/9/2026).
Ia mengatakan, sebanyak 17 ruko disiapkan untuk pedagang kuliner. Sementara itu, pedagang buah akan ditempatkan pada 14 titik kios yang telah disediakan.
“Sedangkan area lantai bawah akan dikosongkan dari aktivitas perdagangan. Area tersebut direncanakan menjadi tempat parkir, taman, dan Ruang Terbuka Hijau (RTH),” ujarnya.
Menurut Fizlan, penataan tidak hanya menyasar aktivitas perdagangan, tetapi juga kondisi fisik bangunan Padang Theater.
Untuk bagian luar, rehabilitasi dilakukan melalui paket pekerjaan rehabilitasi fasad fase I hingga VI dengan anggaran sekitar Rp400 juta.
“Fasade fase I sampai VI itu Rp400 juta. Sisi luar Padang Theater sampai dengan batas fase 7 semuanya dicat,” katanya.
Sementara itu, pembenahan bagian dalam bangunan menggunakan dana operasional Dinas Perdagangan dengan anggaran sekitar Rp50 juta yang disesuaikan dengan volume pekerjaan.
“Dana operasional sesuai besaran volume disiapkan Rp50 juta. Jadi seluruh anggaran diambilkan dari APBD,” ujarnya.
Fizlan menjelaskan, pekerjaan akan diawali dengan pembersihan kawasan. Selanjutnya dilakukan pembenahan fisik, perbaikan sarana dan prasarana, pengecatan hingga pembenahan instalasi kelistrikan.
Penataan tersebut diharapkan mendukung perubahan fungsi kawasan Padang Theater sehingga aktivitas perdagangan, khususnya kuliner, dapat lebih tertata. (HER)






