Padang Panjang Pertahankan Warung Sembako untuk Kendalikan Inflasi 2024

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa inflasi Sumatra Barat (Sumbar) tercatat 0,57 persen secara bulanan pada November 2023.

Ilustrasi laju inflasi. [foto: Ist]

Langgam.id – Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperdakop UKM) akan terus berupaya mengendalikan inflasi tahun 2024, dengan memantau harga, memantau ketersediaan bahan pokok serta pengoperasian Warung Sembako.

Kabid Perdagangan dan Perindustrian Disperdakop UKM, Azani Maizuar mengatakan Warung Sembako, akan tetap dilanjutkan di empat lokasi yang sama. Di depan Kantor Disperdakop, Kantor Camat Padang Panjang Barat, Kantor Camat Padang Panjang Timur serta di Dinas Pangan dan Pertanian.

“Ini akan tetap kami lanjutkan terutama untuk Warung Sembako karena manfaatnya sangat dirasakan masyarakat. Sejak adanya warung ini, ekonomi masyarakat sedikit terbantu. Mereka memilih belanja di warung ini untuk membeli kebutuhan pokoknya,” jelas Azan, sebagaimana dicuplik dari Kominfo Padang Panjang, Selasa (2/1/2024).

Disebutkannya, bahan pokok yang ada di Warung Sembako ini harganya lebih murah dari harga pasar. Seperti beras SPHP jauh lebih murah dari beras lainnya.

Selain itu lokasi warung ini menjadi pilihan masyarakat karena tempatnya terjangkau dan dekat. Mereka tidak perlu ke pasar lagi karena Warung Sembako dekat dari rumah mereka.

Ditambahkan Azan, hingga saat ini Warung Sembako tetap menyediakan beras SPHP, minyak goreng, gula, beras kampung dan tidak tertutup kemungkinan akan ada tambahan komoditas lainnya. (*/Yh)

Baca Juga

Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Kualitas Udara Memburuk, Kota Padang Kembali Terapkan PJJ
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang di Kota Padang, DPRD Soroti Izin Bangunan di Sempadan Sungai
Alat berat membersihkan material longsor di Nagari Sungai Gambir Sako Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pesisir Selatan
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Usai Dilanda Banjir dan Longsor
12 Titik Longsor, Nagari Sungai Gambir Sako Tapan Terisolasi Dua Hari
12 Titik Longsor, Nagari Sungai Gambir Sako Tapan Terisolasi Dua Hari
Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus
Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus
672 Warga Mengungsi dan Akses Guo Terputus Dampak Banjir Padang
672 Warga Mengungsi dan Akses Guo Terputus Dampak Banjir Padang