Padang Masih PPKM Level 4, UNP Kaji Ulang Rencana Kuliah Tatap Muka

Program ke amerika, kauman padang panjang, unp kuliah tatap muka, magang kemenkeu, beasiswa lpdp

Ilustrasi [canva]

Langgam.id –Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Ganefri menyebut akan meninjau Kembali rencana kuliah tatap muka terbatas yang semula akan diadakan pada 6 Oktober 2021.

Hal ini berkaitan dengan Kota Padang kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

“Kota Padang kemarin baru kembali ditetapkan PPKM level 4, dan kegiatan berkumpul tidak diperbolehkan. Jadi rencana ini akan kami tinjau kembali,” ujarnya saat ditemui langgam.id, Selasa (5/9/2021).

Baca juga: UNP Bakal Jadi PTN-BH pada 23 Oktober 2021

“Dan anak-anak kami yang angkatan 2020, yang kami rencana kuliah tatap muka juga sudah banyak di Padang. Jadi mereka sementara akan melakukan kuliah hybrid,” sambungnya.

Sebelumnya, Wakil Rektor UNP Yasri mengatakan, perguruan tinggi tersebut rencananya akan kembali melaksanakan kuliah tatap muka pada 6 Oktober 2021 nanti.

Kuliah tatap muka tersebut terang Yusri, dibatasi 50 persen mahasiswa saja belajar di kelas.

Untuk tahap awal ungkapnya, kebijakan belajar tatap muka di UNP hanya diperuntukan untuk mahasiswa angkatan tahun 2020.

“Untuk tahap awal tatap muka ini untuk angkatan 2020. Hal ini karena mereka sejak awal tidak pernah ke kampus. Kemudian secara bertahap untuk mahasiswa angkatan lainnya,” ujar Yasri, seperti dilansir infopublik beberapa waktu lalu.

Baca Juga

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta memimpin patroli ke sejumlah titik rawan tawuran dan balap liar di Kota Padang pada Jumat
Kasus VCS Bupati Limapuluh Kota Safni, Kapolda Sumbar: Kita Bakal Gelar Perkara
Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Djangan sekali-kali meninggalkan sedjarah! Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sedjarahnya sendiri. Dari sedjarah
Gala Adat dan Pertaruhan Marwah