Operasi Singgalang 2024, Polresta Padang Catat Angka Kecelakaan Menurun Signifikan

Berita terbaru dan terkini hari ini: Posko Operasi Ketupat melaporkan angka kecelakaan mudik menurun jika dibandingkan tahun lalu.

Ilustrasi. (Foto: Netto Figueiredo/pixabay.com)

Langgam.id – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang mencatat angka kecelakaan selama Operasi Ketupat Singgalang 2024 mengalami penurunan signifikan.

Dibandingkan tahun 2023 lalu, angka kecelakaan di Padang selama Operasi Ketupat Singgalang 2024 turun hingga 29,8 persen.

“Pencapaian ini patut diapresiasi. Penurunan angka kecelakaan menunjukkan efektivitas upaya pengamanan arus mudik dan balik Lebaran,” ungkap Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Alfin, dilansir dari Infopublik, Minggu (21/4/2024).

Meskipun demikian, terdapat satu catatan penting, yaitu peningkatan jumlah korban luka berat. Pada tahun 2024, terdapat 8 kecelakaan dengan korban luka berat, sedangkan tahun sebelumnya tercatat 25 kecelakaan. Hal ini menjadi perhatian utama bagi pihak berwenang untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas secara keseluruhan.

Di sisi lain, kabar baik datang dari jumlah korban luka ringan dan korban jiwa. Jumlah korban luka ringan turun drastis dari 35 orang pada tahun 2023 menjadi 14 orang pada tahun 2024. Selain itu, tidak ada korban jiwa pada tahun 2024, sementara pada tahun 2023 terdapat 2 korban meninggal dunia.

Keberhasilan Operasi Ketupat Singgalang 2024 diatribusikan kepada kerja sama semua pihak, mulai dari pemudik hingga petugas gabungan di lapangan. Upaya maksimal dari semua lapisan masyarakat dalam menjaga keselamatan selama musim mudik patut diapresiasi. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Wako Padang Tinjau Progres Perbaikan Puskesmas Ulak Karang
Wako Padang Tinjau Progres Perbaikan Puskesmas Ulak Karang
logo semen padang fc
Semen Padang FC Akui Gaji Pemain Telat Dibayar, Manajemen Buka Proses Negosiasi
Tersangka penganiayaan anak berusia tiga tahun saat diamankan polisi. (Foto: Polres Solok)
Kronologi Balita 3 Tahun Luka-luka Dianiaya Ayah Tiri, Dalih Santet hingga Dibawa ke Solok
Diskusi Publik IEO 2026 yang diselenggarakan Yayasan KEHATI bersama Biodiversity Warriors Universitas Andalas di Padang, Rabu (6/5/2026).
“Kanibalisme Antar Sektor” Ancam Masa Depan Ekologi Indonesia, Sumatra Jadi Alarm Krisis Sistemik
Langgam.id-kebakaran
Kebakaran Rumah Warga di Padang Padam: Nihil Korban Jiwa, Kerugian Ditaksir Rp125 Juta 
Salah satu pohon pelindung di sudut Kota Padang. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
19 Ribu Pohon Lindungi Kota Padang, Sebagian Berusia Lebih 100 Tahun