Oktober Ini, Gojek Berikan Layanan di Kota Solok dan Pariaman

Oktober Ini, Gojek Berikan Layanan di Kota Solok dan Pariaman

Konvoi tanda mulai Gojek memberikan layanan di Kota Pariaman dan Solok. [Dok. Gojek]

Langgam.id - Layanan Gojek rambah dua kota lagi di Sumatra Barat (Sumbar) terhitung sejak Oktober 2022 ini. Kehadirannya ditandai dengan konvoi di Kota Solok dan Pariaman.

Branch Manager Gojek untuk Padang dan Sumatera Barat Septian Dwijayanto mengaku pihaknya berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi warga di Kota Solok dan Pariaman. Menurutnya, layanan yang sama bakal disuguhkan seperti di wilayah Sumbar lainnya.

Kepercayaan pemerintah di dua kota itu, lanjut Septian, membuatnya merasa terhormat. Gojek mendapat kesempatan berkontribusi positif dalam perekonomian melalui layanan digital yang ada di dalam super-app ini, baik bagi pelanggan, mitra maupun mitra usaha GoFood yang ada di Solok dan Pariaman.

Harapannya, semua bentuk kerjasama yang terjalin akan semakin memberikan dampak sosial bagi warga di kedua kota ini. Sekaligus, memperkuat perekonomian lokal dan para pelaku bisnis UMKM di Solok dan Pariaman.

"Layanan Gojek di Solok dan Pariaman, sebagai bagian dari platform on-demand terkemuka di Indonesia dan Asia Tenggara ini, hadir dengan standar keamanan terkuat," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Langgam.id, Senin (10/10/2022).

Wali Kota Solok H. Zul Elfian yang berkesempatan melepas jalannya konvoi tersebut menyampaikan dukungannya atas layanan Gojek di kota Solok. Kehadiran moda transportasi berbasis online akan sangat membantu masyarakat luas dan pelaku usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

"Tentunya kita sangat menyambut baik. Kita akan membantu kerjasama dengan Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan dan Dinas Koperindag serta OPD terkait lainnya untuk sosialisasi dan kelancaran proses ini nantinya," kata Zul Elfian.

Hal senada juga disampaikan Wali Kota Pariaman Genius Umar. Menurutnya, kehadiran Gojek akan sangat membantu pertumbuhan dan kemajuan Kota Pariaman.

"Karena aplikasi ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan wisatawan, baik untuk transportasi dan mendukung pariwisata itu sendiri, sehingga akan membantu UMKM dan pertumbuhan ekonomi daerah," katanya.

Selanjutnya, dia akan membuat sebuah perjanjian kerjasama antara Gojek dan Pemerintah Kota Pariaman. Termasuk kerjasama dan dukungan Gojek untuk tempat oleh-oleh khas Kota Pariaman.

"Peranannya besar terhadap UMKM, restoran dan bahkan destinasi wisata yang ada di Pariaman. Harapannya semua bisa diakses melalui aplikasi Gojek ini," katanya.

Baca Juga: Pemerintah dan Gojek Targetkan 100 Ribu UMKM Terlatih

Layanan Gojek yang hadir di Solok dan Pariaman saat ini, layanan transportasi GoRide, layanan pengantaran makanan GoFood, layanan belanja GoShop, layanan pengantaran barang GoSend, serta semua layanan yang berbasis kendaraan roda dua. Diluar layanan berbasis roda dua tersebut, juga hadir layanan pembayaran digital GoPay.

Dapatkan update berita terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Pemko Pariaman akan menggelar iven pariwisata Pariaman Barayo 2025 pada 1-7 April mendatang. Pariaman Barayo merupakan salah iven
Pariaman Barayo 2025 Digelar 1-7 April, Ada 11 Destinasi Wisata yang Bisa Dikunjungi
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Pariaman kembali dilanjutkan setelah sempat berhenti sementara waktu. Kini pelajar TK, SD, SMP,
Sempat Terhenti, Program Makan Bergizi Gratis di Pariaman Kembali Dilanjutkan
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pariaman berganti nama menjadi RSUD Prof H Muhammad Yamin SH. Pergantian nama rumah sakit yang berada di bawah
RSUD Pariaman Resmi Ganti Nama Jadi RSUD Prof H M Yamin SH
Persatuan Sepakbola Kota Pariaman (Persikopa) harus menelan kekelahan dari Duta FC dari Banten dalam babak final Piala Soeratin U-17.
Kalah di Final, Persikopa Pariaman Kembali Jadi Runner Up Piala Soeratin U-17 Nasional
BMKG mencatat terdapat delapan kali gempa bumi terjadi di Sumatra Barat (Sumbar) dan sekitarnya selama periode 14-20 Maret 2025.
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Pariaman Sore Ini
Hasil hitung cepat Pilkada Serentak 2024 menunjukkan empat wali kota petahana di Sumatra Barat (Sumbar) diperkirakan tidak melanjutkan
Empat Wali Kota Petahana di Sumbar Diperkirakan Tumbang di Pilkada 2024