Objek Wisata Kayu Gadang Koto Malintang, Pohon Raksasa di Tepi Maninjau

Objek Wisata Kayu Gadang Koto Malintang, Pohon Raksasa di Tepi Maninjau

Kapolres Agam AKBP Ferry Ferdian berfoto bersama rombongan dengan latar kayu gadang di Nagari Koto Malintang, Kabupaten Agam. (Foto: Dok. Polres Agam)

Langgam.id - Warga Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat yang tergabung dalam kelompok sadar wisata (Pokdarwis) membenahi objek wisata Kayu Gadang yang ada di nagari mereka, Kamis (5/1/2023).

Wali Nagari Koto Malintang, Naziruddin Datuak Palimo Tuo mengatakan, pembenahan pohon yang tak jauh dari Danau Maninjau itu untuk kenyamanan wisatawan saat berkunjung.

Selain itu, gotong royong dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dalam menjaga keasrian lingkungan sekitar.

“Melalui goro ini maka nantinya akan menambah daya tarik wisatawan untuk berkunjung, sehingga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar,” katanya, sebagaimana dirilis media center Kabupaten Agam di situs infopublik.

Kegiatan tersebut mendapat kunjungan Kapolres Agam AKBP Ferry Ferdian beserta rombongan.Menurut kapolres, kunjungan tersebut sebagai bentuk dukungan Polres pada pengembangan pariwisata di Kabupaten Agam.

“Kami siap membantu dan mendukung objek wisata di Agam, diantaranya objek wisata Kayu Gadang ini,” katanya, sebagaimana dirilis situs resmi Polri.
Ia mengatakan, bila ada rasa aman dan nyaman, wisatawan akan sering mengunjungi objek wisata Kayu Gadang sehingga nantinya dapat membantu perekonomian masyarakat.

Kapolres berharap, masyarakat dapat menjaga dan memelihara lokasi objek wisata Kayu Gadang. Pada kesempatan itu juga, AKBP Ferry Ferdian menyerahkan bantuan berupa uang tunai untuk membantu pengelolaan fasilitas objek wisata Kayu Gadang.

Kayu gadang yang berarti kayu besar merujuk pohon raksasa dengan diameter sekitar 4,6 meter di lokasi itu. Pohon dengan panjang lingkaran 14 meter itu makin banyak dikunjungi dalam beberapa tahun terakhir ini. (*/SS)

Tag:

Baca Juga

Presiden Joko Widodo menilai penanganan bencana di Sumatra Barat, yaitu di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, sudah berjalan
Presiden Nilai Penanganan Bencana di Sumbar Sudah Berjalan Baik
Banjir Lahar Dingin Agam: 141 Ternak Terdampak
Banjir Lahar Dingin Agam: 141 Ternak Terdampak
Fanta 2.0 dan relawan Prabowo Gibran, Gigih Brani 08, menyaluarkan bantuan kebutuhan pokok balita di posko pengungsian di SDN 08 Bukit
Fanta 2.0 dan Gigih Brani 08 Bagikan Kebutuhan Pokok Balita di Posko Pengungsian Agam
Dapur Umum Dinsos Agam Suplai 3.000 Nasi Bungkus per Hari untuk Penyintas Bencana dan Relawan
Dapur Umum Dinsos Agam Suplai 3.000 Nasi Bungkus per Hari untuk Penyintas Bencana dan Relawan
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar menyebutkan ada sebanyak delapan titik longsoran badan jalan (terban) akibat scoring .
Data Terbaru Bencana di Sumbar, BNPB: Korban Jiwa Capai 50 Orang
Sejumlah bangunan di Kabupaten Agam terdampak banjir bandang yang melanda daerah tersebut pada Sabtu (11/5/2024) malam. Salah satunya adalah SDN 03 Koto Tuo, Kecamatan IV Koto.
Diterjang Banjir Bandang, Bangunan SDN 03 Koto Tuo Agam Rusak Berat