Obat-obatan Jadi Kebutuhan Mendesak di Posko Pengungsian Tanah Datar

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tanah Datar, Yusrizal mengatakan, bahwa bantuan yang mendesak adalah obat-obatan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tanah Datar, Yusrizal. [foto: Kominfo Tanah Datar]

Langgam.id – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tanah Datar, Yusrizal mengatakan, bahwa saat ini di posko pengungsian, bantuan yang mendesak adalah obat-obatan.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Tanah Datar, terang Yusrizal, adapun daftar obat-obatan yang dibutuhkan di posko pengungsian adalah obat anti alergi atau dermatitis, multivitamin, madu, tolak anging.

“Kemudian, minyak kayu putih, obat batuk, obat diare, obat flu dan batuk, dan demam,” ujarnya dilansir dari laman Facebook Kominfo Tanah Datar, Jumat (31/5/2024).

Sementara itu, kata Yusrizal, jumlah bantuan untuk korban bencana banjir bandang yang terkumpul atau yang sudah disetor melalui Bank Nagari mencapai hingga Rabu (29/5/2024) mencapai Rp1,1 miliar.

“Untuk bantuan sementara yang bisa kita sampaikan ke publik itu hingga Rabu kemarin sudah mencapai Rp1,1 miliar,” tuturnya.

Yusrizal mengatakan, selain bantuan berupa uang tunai, juga ada dalam bentuk logistik. Baik yang disalurkan melalui posko utama tanggap darurat maupun disalurkan langsung ke nagari terdampak.

Bantuan logistik tersebut meliputi bahan pokok, air bersih, air mineral, peralatan rumah tangga, perlengkapan bayi, perlengkapan sekolah, ATK, hingga perkakas, dan lainnya.

“Bantu itu telah banyak disalurkan ke posko tanggap darurat dan posko pengungsian di nagari di enam kecamatan,” terangnya. (*/yki)

Baca Juga

Warga Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang, masih merasakan dampak berat pascabanjir yang melanda wilayah tersebut. Sejumlah
Kementerian PU Kebut Normalisasi Sungai Batang Kuranji Pascabencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Jembatan Kembar yang berada di Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat direncanakan akan menjadi lokasi pembangunan
Monumen Galodo Sumatra Direncanakan Bakal Dibangun di Jembatan Kembar Padang Panjang
AMSI menyampaikan duka cita mendalam atas bencana banjir bandang dan tanah longsor dahsyat yang melanda berbagai wilayah
Kerugian Pascabencana di Agam Capai Rp7,99 Triliun
Menko Polhukam Sambangi Salareh Aia
Menko Polhukam Sambangi Salareh Aia
6 Korban Galodo Tanpa Identitas Dimakamkan di TPU Sungai Jariang
6 Korban Galodo Tanpa Identitas Dimakamkan di TPU Sungai Jariang