Musrenbang RKPD 2026, Wagub Sumbar Imbau Kepala Daerah Lebih Inovatif

Langgam.id – Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy, menghimbau seluruh kepala daerah untuk mengembangkan pola pikir inovatif dalam pengelolaan anggaran dan implementasi program pembangunan.

Imbauan tersebut disampaikan pada pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 yang berlangsung beberapa waktu lalu di Auditorium Gubernuran Sumbar.

“Hampir 80 persen aspirasi yang disampaikan kepala daerah terfokus pada persoalan infrastruktur jalan. Ini menjadi perhatian utama yang harus kita tindaklanjuti dengan pendekatan yang lebih efektif,” kata Vasko di hadapan jajaran kepala daerah se-Sumatera Barat dan perwakilan instansi vertikal, Senin (21/4/2025).

Dalam arahannya, Wagub Vasko menekankan urgensi transformasi cara berpikir di lingkungan birokrasi pemerintahan, baik level provinsi maupun kabupaten dan kota.

Ia mengamati bahwa sebagai pengelola anggaran, pemerintah daerah seringkali abai terhadap pentingnya menghasilkan inovasi yang berdampak pada peningkatan kapasitas fiskal.

“Kita sering terjebak dalam rutinitas dan lupa untuk berinovasi dalam memperoleh tambahan anggaran, baik dari pemerintah di atasnya maupun dari sumber eksternal. Padahal, upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah dari berbagai sektor belum dimaksimalkan, meskipun kita memiliki potensi aset dan sumber daya manusia yang cukup memadai,” ungkap Vasko.

Untuk mewujudkan percepatan peningkatan PAD, Wagub mengusulkan pertemuan informal dengan seluruh kepala daerah se-Sumbar guna merumuskan strategi komprehensif dan solusi konkret.

“Saya mengajak seluruh kepala daerah untuk berkumpul secara informal membahas strategi peningkatan PAD kita. Saya yakin dengan kolaborasi dan berbagi pengalaman, pasti ada solusi yang bisa kita implementasikan bersama,” ajak Vasko.

Ia menekankan pentingnya mendorong seluruh jajaran birokrasi untuk mengembangkan pemikiran yang lebih kreatif dan inovatif.

“Kita perlu mendorong seluruh birokrat untuk berpikir lebih inovatif dan out of the box. Saya yakin pola pikir kepemimpinan yang progresif dari para kepala daerah dapat memotivasi jajaran kita untuk bekerja lebih efektif,” tambahnya.

Wagub juga menginformasikan bahwa sesuai arahan Gubernur Mahyeldi, jajaran pemerintah provinsi telah mengembangkan berbagai program inovatif yang efisien namun memiliki dampak signifikan bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, setelah mendapat instruksi dari Pak Gubernur, sudah teridentifikasi sekitar 400 inovasi dari berbagai OPD. Ke depan, kami akan memantau implementasi inovasi tersebut agar dapat berjalan optimal sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing,” pungkas Vasko. (*/fs)

Baca Juga

1,9 Juta Pekerja di Sumbar Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemprov Luncurkan Gerakan ASN Peduli
1,9 Juta Pekerja di Sumbar Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemprov Luncurkan Gerakan ASN Peduli
Pemprov Sumbar Usulkan 4 Program Prioritas ke KKP
Pemprov Sumbar Usulkan 4 Program Prioritas ke KKP
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Walhi Bakal Laporkan Pemprov Sumbar-Polda ke Kapolri hingga DPR RI Soal Tambang Ilegal 
Walhi Bakal Laporkan Pemprov Sumbar-Polda ke Kapolri hingga DPR RI Soal Tambang Ilegal 
SMAN 1 Padang Panjang bakal membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kelas Asrama pada 19-27 Februari mendatang secara online.
Cegah Pengaruh Negatif, Pemprov Sumbar Siapkan Asrama bagi Siswa SMA
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah melaunching program Sawah Pokok Murah (SPM) di Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang
Gubernur Sumbar Klaim Rehabilitasi Lahan Pertanian Terdampak Bencana Tuntas 100 Persen