Musrenbang Kota Padang 2025-2045, Pengembangan Infrastruktur Jadi Prioritas

Musrenbang Kota Padang 2025-2045, Pengembangan Infrastruktur Jadi Prioritas

Musrenbang Pemko Padang 2025-2045. (Foto: Prokopim Padang)

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Padang Tahun 2025-2045. Pengembangan infrastruktur jadi prioritas untuk mencapai visi misi kota yang dicanangkan.

Musrenbang RPJPD ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Padang Hendri Septa, di ZHM Premiere Hotel Padang, Selasa (23/4/2024), mengusung visi pembangunan Kota Padang 2025-2045 sebagai “Kota Padang Maju, Berbudaya, dan Berkelanjutan Menuju Kota Jasa Terkemuka”.

Hendri Septa menjelaskan, visi “Kota Padang Maju, Berbudaya, dan Berkelanjutan Menuju Kota Jasa Terkemuka” merangkum aspirasi kota untuk tumbuh dan berkembang secara holistik, menggabungkan kemajuan ekonomi dengan pelestarian budaya dan ketahanan lingkungan.

“Dengan fokus pada keseimbangan antara pertumbuhan dan keberlanjutan, kota ini diharapkan menjadi pusat layanan yang unggul, menjunjung tinggi nilai-nilai lokal dan meningkatkan kualitas hidup penduduknya,” ujarnya dikutip dari Prokopim Padang.

Ia menambahkan, salah satu titik fokus pembangunan Kota Padang untuk dua puluh tahun ke depan dapat mengarah pada pengembangan infrastruktur. Seperti pembangunan jalan lingkar luar Kota Padang, perbaikan drainase, dan pelebaran trotoar.

“Harus ada perubahan yang menyeluruh dari infrastruktur yang ada di Kota Padang saat ini, karena seiring dengan pertumbuhan masyarakat yang begitu pesat maka ruang pembangunan Kota Padang juga semakin sempit. Ini harus kita pikirkan bersama demi generasi muda, demi Kota Padang,” pungkas Hendri Septa.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Padang Yenni Yuliza menyebutkan, hasil yang diharapkan dari pelaksanaan Musrenbang ini dapat memberi masukan terhadap penyempurnaan rancangan RPJPD menjadi rancangan akhir RPJPD Kota Padang 2025-2045.

Sehingga dokumen yang disusun berkualitas dan berdaya guna, dan dapat menjawab permasalahan pembangunan di Kota Padang dalam dua puluh tahun ke depan.

“Peserta yang mengikuti Musrenbang pada hari ini adalah pimpinan DPRD Kota Padang, Forkopimda, seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Padang, beserta para pemangku kepentingan lainnya. Sebagai narasumber, Kepala Bappeda Sumbar, akademisi, dan dari Dinas PUPR Kota Padang,” sebutnya.

Turut hadir dalam Musrenbang ini, Kapolresta Padang Kombes Pol Ferry Harahap, Wakil Ketua DPRD Amril Amin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, unsur Forkopimda dan stakeholder terkait. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Produksi padi Sumbar pada 2023 lalu mencapai 1.457.502,44 ton. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan 2022 lalu yaitu 1.373.532,19 ton.
Program Sawah Pokok Murah di Agam Sentuh 7.219 Hektare Lahan
Peneliti AI Dini Fronitasari Luncurkan Buku Strategi Scale-Up Bisnis untuk Bantu UMKM Manfaatkan AI
Peneliti AI Dini Fronitasari Luncurkan Buku Strategi Scale-Up Bisnis untuk Bantu UMKM Manfaatkan AI
Lampaui Target, Rendang untuk Korban Gempa NTT Terkumpul 1,8 Ton
Lampaui Target, Rendang untuk Korban Gempa NTT Terkumpul 1,8 Ton
Luas lahan perkebunan kelapa sawit di Sumatra Barat (Sumbar) berdasarkan data Badan Pusat Statistik 2022 mencapai 251.591,14 hektare (Ha).
Pajak Air Permukaan Sektor Perkebunan di Sumbar Dipersoalkan, Ekonom: Jangan Ada Tagihan Tanpa Dasar Pengukuran
Polisi Razia Tambang Emas di Solok Selatan, Hanya Temukan Peralatan Bekas Tambang
Polisi Razia Tambang Emas di Solok Selatan, Hanya Temukan Peralatan Bekas Tambang
Gubernur Mahyeldi Dorong Pertanian Sumbar Berbasis Smart Farming
Gubernur Mahyeldi Dorong Pertanian Sumbar Berbasis Smart Farming