Mulyadi Sang Pendekar APBN Kembali ke DPR-RI untuk Rakyat

InfoLanggam – Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Barat (Sumbar) kembali maju ke DPR RI Dapil Sumbar 2 pada pemilu 2024, setelah pemilu sebelumnya terpilih secara berturut-turut selama tiga periode.

Sosok Mulyadi tentu tidak asing di telinga masyarakat Sumbar. Sepak terjangnya dalam membawa anggaran dan program pusat ke Sumbar tak diragukan lagi.

Khususnya ketika membawa anggaran dan program pusat ke daerah pemilihannya sebesar sekitar Rp 7 triliun yang mengundang decak kagum banyak pihak. Politisi Sumbar satu ini patut layak dijuluki sebagai “pendekar APBN”.

Salah satu program yang diperjuangkan Mulyadi adalah Jembatan Kelok Sembilan di Kabupaten Lima Puluh Kota yang menjadi icon di Sumbar memperlancar mobilitas Sumbar-Riau.

Mulyadi mengakui dirinya tidak akan banyak janji apabila kembali terpilih menjadi anggota DPR-RI. Namun ia menegaskan apabila mendapat amanah, banyak program yang telah membuat masyarakat merasa terbantu.

“Insyaallah setelah mendapat amanah banyak program yang membuat masyarakat merasa terbantu. Sehingga alhamdulillah dipilih kembali oleh masyarakat berturut-turut tiga periode, bahkan dua kali memperoleh suara terbanyak se-Sumbar,” katanya, Rabu (7/2/2024).

Beberapa waktu lalu, masyarakat kehilangan sosok Mulyadi sebagai penyambung lidah rakyat di pusat ketika dirinya mundur dari DPR RI sebagai syarat untuk maju calon gubernur 2020 silam.

Tak heran pada Pileg tanggal 14 Pebruari 2024 nanti, masyarakat berharap Mulyadi kembali ke DPR RI untuk bisa berjuang lagi di senayan membawa anggaran dan program pusat ke Sumbar, seperti sebelumnya.

Mulyadi menghubungkan, Pemilu harus dimaknai sebagai sebuah pesta demokrasi untuk menginformasikan kinerja bagi petahana. Sementara yang belum pernah menjabat silakan menyampaikan janji-janji kampanye.

“Selama janji kampanye tersebut realistis dan bisa direalisasikan, agar masyarakat tidak merasa tertipu,” ujarnya.

“Saya dalam berbagai kesempatan lebih cenderung melakukan edukasi politik daripada kampanye, yaitu dalam rangka mencerdaskan masyarakat, agar masyarakat tidak hanya dijadikan objek atau alat untuk mencari suara setiap lima tahun sekali, tanpa masyarakat mengetahui kinerja, track record dan kapasitas caleg tersebut,” sambung Pria kelahiran Bukit Apit, Bukittinggi itu.

Mulyadi menambahkan, tugas dan tanggung jawab sebagai anggota DPR-RI tidak ringan. Karena tertopang harapan masyarakat banyak dari seorang anggota DPR-RI.

“Oleh karena itu masyarakat harus betul-betul mengenal kapasitas seorang anggota DPR-RI, mulai dari pendidikannya, integritas dan pengalaman profesional yang terkait dengan tugasnya sebagai anggota DPR-RI,” tegasnya.

“Agar seorang anggota DPR-RI diyakini mampu berperan dalam kancah perpolitikan nasional, khususnya dalam rangka memperjuangkan kepentingan masyarakat Sumbar,” pungkasnya. (*/)

Tag:

Baca Juga

Ketika Sang Saka Merah Putih Berkibar di Tebing Lembah Harau
Ketika Sang Saka Merah Putih Berkibar di Tebing Lembah Harau
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa penanganan dampak bencana hidrometeorologi tidak boleh dibebankan
Peduli Gempa NTT, Sumbar Bakal Kirim 1 Ton Rendang untuk Korban Terdampak
Upacara HUT ke-81 RI di Lokasi Bencana Padang Berlangsung Khidmat: Semangat Warga untuk Bangkit
Upacara HUT ke-81 RI di Lokasi Bencana Padang Berlangsung Khidmat: Semangat Warga untuk Bangkit
Momen HUT ke-81 RI, Gubernur Mahyeldi Akui Masih Banyak PR di Sumbar
Momen HUT ke-81 RI, Gubernur Mahyeldi Akui Masih Banyak PR di Sumbar
Harimau Buas dari Kuantan Singingi Juara Selaju Sampan Badunsanak di Dharmasraya
Harimau Buas dari Kuantan Singingi Juara Selaju Sampan Badunsanak di Dharmasraya
Semarakkan HUT RI, PMI Padang Panjang Gelar Donor Darah
Semarakkan HUT RI, PMI Padang Panjang Gelar Donor Darah