Mulai Oktober 2021, UNP Gelar Kuliah Tatap Muka

Langgam.id-UNP

Gedung Rektorat UNP. [foto: Afdal/langgam.id]

Langgam.id – Wakil Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Yasri mengatakan, perguruan tinggi tersebut rencananya akan kembali melaksanakan kuliah tatap muka pada 6 Oktober 2021 nanti.

Kuliah tatap muka tersebut terang Yusri, dibatasi 50 persen mahasiswa saja belajar di kelas.

Untuk tahap awal ungkapnya, kebijakan belajar tatap muka di UNP hanya diperuntukan untuk mahasiswa angkatan tahun 2020.

“Untuk tahap awal tatap muka ini untuk angkatan 2020. Hal ini karena mereka sejak awal tidak pernah ke kampus. Kemudian secara bertahap untuk mahasiswa angkatan lainnya,” ujar Yasri, seperti dilansir infopublik, Selasa (28/9/2021).

Ia mengimbau mahasiswa, sebelum ke kampus untuk divaksin covid-19 terlebih dahulu.

“Kalau secara kesehatan mereka dibolehkan divaksin covid-19, maka kita minta divaksin karena meningkatkan imun,” ucapnya.

Yasri menambahkan, berbagai persiapan jelang belajar tatap muka sudah dilakukan. Diantaranya, pembatasan tempat duduk di kelas. Kemudian, sarana prasarana protokol kesehatan juga sudah dilengkapi.

Ia menyebutkan, bahwa sebelum masuk kelas, mahasiswa harus pakai masker dulu. Selanjutnya, setelah selesai kuliah, mereka dilarang berkerumunan dan satpam akan selalu mengawasi mereka.

Sebelumnya, UNP sempat menunda kuliah tatap muka bagi mahasiswanya. Sebelumnya, UNP merencanakan kuliah tatap muka pada 21 September 2021.

Baca juga: PPKM Level 4 Padang Berlanjut, UNP Tunda Kuliah Tatap Muka

Adanya rencana kuliah tatap muka pada 21 September 2021, karena sebelumnya pemerintah sempat menurunkan status PPKM Kota Padang dari Level 4 ke PPKM Level 3.

Namun, pemerintah kembali memperpanjang kebijakan PPKM Level 4 di Padang. Kebijakan ini berlaku pada periode 21 September – 4 Oktober 2021

“Kami di UNP kembali merevisi Surat Edaran (SE), jadi dalam minggu ini kami belum melaksanakan kuliah tatap muka untuk yang kuliah teori,” ujar Wakil Rektor I UNP Refnaldi, Selasa (21/9/2021).

Ia menambahkan, untuk yang kuliah praktek yang sangat diperlukan, pihaknya mengizinkan untuk melaksanakannya.

Baca Juga

Setubuhi Anak Bawah Umur, Pria di Sawahlunto Ditangkap Polisi
IRT Curi HP dan Uang Kasir Gudang Rongsokan di Padang, Ditangkap Polisi Bareng Penadah
25 Orang Keracunan Diduga Akibat Jajanan Bakso Tusuk di Pasaman Barat
25 Orang Keracunan Diduga Akibat Jajanan Bakso Tusuk di Pasaman Barat
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!