Misi Pertukaran Kebudayaan, Wakil Dubes Amerika Kunjungi Padang Panjang

Misi Pertukaran Kebudayaan, Wakil Dubes Amerika Kunjungi Padang Panjang

Rombongan Wakil Dubes AS untuk Indonesia mengunjungi Kota Padang Panjang. (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Langgam.id – Menjalankan misi pertukaran kebudayaan, Wakil Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat untuk Indonesia, Michael F. Kleine kunjungi Kota Padang Panjang, Senin (6/2/2023) di Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM).

Kunjungannya beserta rombongan disambut Wali Kota Fadly Amran Datuak Paduko Malano didampingi Ketua DPRD Mardiansyah, Forkopimda dan Sekdako Sonny Budaya Putra.

Rombongan Kedubes AS ini juga datang bersama salah satu grup beatbox profesional dari Amerika, The Beatbox House dengan penampilan seni musik bergenre hiphop yang sampai saat ini masih menjadi salah satu tren kebudayaan di Amerika.

Dalam sambutannya, Michael menyampaikan, dirinya sangat senang bisa berkunjung ke Padang Panjang untuk melakukan pertukaran budaya.

“Kebudayaan adalah sebuah anugerah. Anugerah ini perlu untuk kita sampaikan ke dunia luar. Karena dengan kebudayaan ini kita bisa memperkenalkan diri kita dan kita bisa kenal dengan dunia,” sebutnya dikutip dari laman Kominfo Padang Panjang.

Michael juga mengatakan, para musisi, para pencinta seni, inilah duta-duta yang sebenarnya. Baik itu pencinta seni dari kota ini maupun pencinta seni yang ada di Amerika.

Selain itu, ia juga mengatakan, selain dengan pertukaran kebudayaan, hubungan kerja sama Padang Panjang dengan Amerika juga bisa diperkuat dengan pertukaran pelajar yang sudah dilakukan sebelumnya oleh Padang Panjang.

Sementara itu, Wako Fadly mengucapkan selamat datang kepada rombongan Kedubes AS dan berkesempatan memperkenalkan Kota Padang Panjang yang dijuluki Kota Pendidikan.

“Kita menyebutnya Kota Pendidikan. Padang Panjang terkenal dengan pendidikan. Kita juga memiliki Museum Minangkabau. Berupa Rumah Radang. Rumah tradisional, biasanya didiami 5 sampai 7 keluarga. Sekarang menjadi Museum PDIKM. Padang Panjang juga terkenal sebagai kota terkecil di Indonesia dengan cuaca yang sejuk,” sebutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pemko juga melaksanakan Edu Fair, dengan tujuan agar pelajar pelajar di Padang Panjang tidak hanya bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi lokal saja, namun bisa sampai ke luar negeri.

“Itulah kenapa kita bekerja sama dengan berbagai univesitas. Salah satunya dengan Universitas Sampoerna. Kita sudah memberikan beasiswa kepada mahasiswa dari Padang Panjang untuk pertukaran mahasiswa ke Arizona University. Selain pertukaran kebudayaan, Padang Panjang dan Amerika bisa menciptakan peluang di bidang pendidikan,” tuturnya.

Selain penampilan dari Beatbox House, rombongan Kedubes AS juga menyaksikan langsung kebudayaan Minangkabau berupa penampilan seni musik Talempong, seni tari Randai, Tari Awan Bentan, Tari Piriang dan penampilan penyanyi rap Padang Panjang, “Fat Brotherhood”. (*/FS)

Baca Juga

Ulya Kireina Halim saat bersalaman dengan Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, disela pemusatan latihan Paskibraka Nasional 2026. (Dok.Pribadi)
Kisah Ulya Paskibraka Nasional dari Padang Panjang: Gugup Bertemu Prabowo, Berdoa Masuk Istana!
Dramatis! Evakuasi Korban Terjepit Truk Kecelakaan di Silaing Bawah Berlangsung 4 Jam
Dramatis! Evakuasi Korban Terjepit Truk Kecelakaan di Silaing Bawah Berlangsung 4 Jam
Korban Terjepit Dinyatakan Meninggal, Begini Kronologi Truk Ice Crem Masuk Jurang di Silaing Bawah
Korban Terjepit Dinyatakan Meninggal, Begini Kronologi Truk Ice Crem Masuk Jurang di Silaing Bawah
Truk Bermuatan Ice Crem Masuk Jurang di Silaing Bawah, Satu Korban Terjepit
Truk Bermuatan Ice Crem Masuk Jurang di Silaing Bawah, Satu Korban Terjepit
10 Orang Meninggal di Jalan Padang Panjang Kurun Waktu 7 Bulan Terakhir
10 Orang Meninggal di Jalan Padang Panjang Kurun Waktu 7 Bulan Terakhir
Truk mogok di badan jalan pemicu kemacetan di jalur Padang-Bukittinggi, tepatnya di kawasan Silaing. (Dok. Istimewa)
Jalur Padang-Bukittinggi Macet Gegara Truk Mogok di Silaing, Kini Kembali Normal