Migrasi ke Siaran Digital, Kepala Balmon Padang: Masyarakat Sumbar Masih Bisa Tonton Siaran Analog

Migrasi ke Siaran Digital, Kepala Balmon Padang: Masyarakat Sumbar Masih Bisa Tonton Siaran Analog

Ilustrasi - televisi tua. (Foto: Pexels/pixabay.com)

Langgam.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika secara resmi telah menghentikan siaran analog di 222 titik kabupaten se Indonesia pada 2 November lalu. Namun, dalam pantauan Langgam.id di lapangan, sampai saat ini, Selasa (08/11), masyarakat masih bisa mengakses siaran televisi berbasis frekuensi analog.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Padang (Balmon Padang), Helmi. Ia berkata saat ditemui Langgam.id di kantornya (07/11), masyarakat Sumbar khususnya masyarakat kota Padang masih bisa mengakses TV Analog.

Terkait pemberhentian total siaran analog, Helmi berkata hal itu dinamis. “Jadi seharusnya kemarin mati total itu diberlakukan tanggal 2 November 2022, cuma memang pemerintah dalam hal ini kemenkominfo, mendengar aspirasi dan memperhitungkan permaslaahn yang ada,” ujarnya.

Salah satu masalah yang masih diperhitungkan adalah distribusi Set Top Box (STB). STB atau Set Top Box merupakan alat untuk mengonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara, yang dapat ditampilkan di TV analog biasa.

Jikalau masih banyak masyarakat yang belum memiliki STB, itu akan jadi pertimbangan, selain memperhatikan kebijakan Pemerintah Daerah, sambung Helmi. Ia menuturkan, Balmon Padang dalam hal ini belum bisa memastikan kapan tanggal pasti pemberhentian total siaran analog di Sumbar.

Namun yang paling penting ucapnya, peralihan ke siaran digital ini kedepannya akan menjadikan penerimaan televisi yang diterima masyarakat akan jauh lebih baik. Tidak hanya bagi masyarakat,peralihan siaran atau frekuensi ini juga sangat berguna dari sisi industri.

“Dari sisi Industri, itu juga terjadi penghematan alokasi frekuensi, sehingga itu (frekuensi -red) bisa diberdayakan untuk kepentingan yang lain,” tutur Helmi.

Hanya saja pungkasnya, kadang kala masyarakat bisa salah mengira peralihan ke siaran digital ini seperti parabola atau siaran berbayar. Padahal, penggunaan STB kedepannya ungkap Kepala Balmon Padang itu hanya sebagai booster bagi tv lama atau tv tabung. (Dharma Harisa)

Dapatkan update berita terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tag:

Baca Juga

Wako Padang Tinjau Pesantren Ramadan di Musala Al Kautsar Kuranji
Wako Padang Tinjau Pesantren Ramadan di Musala Al Kautsar Kuranji
Hadiri Diskusi Forum WPCD, Wako Padang Ajak Sinergi Sukseskan Program Pemerintah
Hadiri Diskusi Forum WPCD, Wako Padang Ajak Sinergi Sukseskan Program Pemerintah
Petani dan Huller di Dharmasraya Rasakan Manfaat Penggilingan Gabah Kerjasama dengan Bulog Sumbar
Petani dan Huller di Dharmasraya Rasakan Manfaat Penggilingan Gabah Kerjasama dengan Bulog Sumbar
Bulog Sumbar Intensifkan Serap Gabah Petani di Padang Pariaman
Bulog Sumbar Intensifkan Serap Gabah Petani di Padang Pariaman
Pakar Hukum Internasional UNAND Nilai Serangan ke Iran Bertentangan dengan Piagam PBB
Pakar Hukum Internasional UNAND Nilai Serangan ke Iran Bertentangan dengan Piagam PBB
Status Gunung Marapi naik ke Level III (Siaga) terhitung sejak Rabu (6/11/2024) pukul 15.00 WIB. Meski status Gunung Marapi naik,
Gunung Marapi Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 1.500 Meter